Usai Menusuk, Kabur ke Lumajang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bambang Riyanto dirilis depan wartawan bersama barang bukti, Kamis (13/8/2020). SP/Jemmy
Bambang Riyanto dirilis depan wartawan bersama barang bukti, Kamis (13/8/2020). SP/Jemmy

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Beberapa hari menjadi buronan, Satu dari tiga pelaku yang menjadi buron pengeroyokan dan penusukan terhadap Arisky Tri Yulianto (26) warga Semampir VIII, Sukolilo, Surabaya, akhirnya diringkus.

Pelaku yang bernama Bambang Riyanto alias Hanafi alias Nyamuk (28), warga Jalan Medokan Keputih No. 17, Surabaya ini  ditangkap Tim Unit Reskrim Polsek Sukolilo di Lumajang, sekitar pukul 16.30 Wib, Selasa (11/8/2020).

"Setelah melakukan pengeroyokan bersama empat temannya, pelaku (Bambang) ini kabur dan bersembunyi di Kampung Baru Sumber Mujur, Desa Penanggal, Kecamatan Candi Pura, Kabupaten Lumajang. Di sanalah pelaku kami amankan," Kata Kapolsek Sukolilo, AKP Subiyantana, Kamis (13/8/2020).

Menurut Subiyantana, dalam pemeriksaan terungkap bahwa pelaku Bmbang juga menghajar Bagus Yulianto, pelapor sekaligus teman korban Arisky. Pelaku menghajar korban mengenai bibir dan muka menggunakan tangan kosong.

"Untuk dua pelaku lainnya kami masih memburunya. Yang jelas identitasnya sudah kami kantongi," jelas Subiyantana.

Diberitakan sebelumnya, pengeroyokan itu terjadi di Jalan Medokan Semampir, Sukolilo, Surabaya, sekitar pukul 00.30 Wib, Minggu (2/8/2020). Peristiwa itu membuat korban Arisky meninggal dunia dengan luka tusuk di bagian pusar.

Setelah melakukan penyelidikan, Unit Reskrim Polsek Sukolilo bersama Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menangkap dua pelaku terlebih dahulu. Dua pelaku yang ditangkap lebih dulu yaitu IT (16) dan MAP (16), keduanya asal Medokan Semampir.

MAP adalah pelaku yang melakukan penusukan ke bagian pusar korban hingga tewas. Sedangkan IT memukuli korban. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun karena masih di bawah umur, keduanya diserahkan ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) khusus anak. Jem

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…