Puluhan SMA/SMK di Magetan Uji Cobakan KBM Tatap Muka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Posko Satgas Penanganan Covid-19 Magetan, Ari Budi Santosa. SP/ TI
Kepala Posko Satgas Penanganan Covid-19 Magetan, Ari Budi Santosa. SP/ TI

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Puluhan sekolah jenjang SMA/SMK di Kabupaten Magetan, Jawa Timur sudah bisa melakukan uji coba pembelajaran tatap muka.  Hal itu setelah mendapatkan persetujuan dari satgas Covid-19 Magetan.

"Kurang lebih ada sekitar tiga puluh sekolah yang sudah mendapatkan rekomendasi karena telah memenuhi persyaratan," ungkap Ari Budi Santosa, Kepala Posko Satgas Penanganan Covid-19 Magetan, (26/8/2020).

Meski demikian, uji coba pelaksanaan pembelajaran tatap muka harus sesuai protokol yang berlaku untuk mencegah penyebaran dan penularan virus corona atau Covid-19. Yakni, mulai sarana prasarana yang ideal untuk kegiatan pendidikan dengan tatap muka di masa pandemi Covid-19 hingga wajib mengenakan masker.

Meski sekolah jenjang SMA/SMK sudah memulai uji coba pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan ketat yang aman dari Covid-19, namun Pemkab Magetan memastikan siswa PAUD hingga SMP di Kabupaten Magetan masih tetap belajar di rumah sampai batas waktu yang belum ditentukan. 

Diantara puluhan sekolah tersebut tidak semua SMA, SMK di Kabupaten Magetan, yang melaksanakan pembelajaran tatap muka. 

Dua sekolah kejuruan di Kabupaten Magetan belum diberikan rekomendasi dari gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Magetan untuk mengadakan pembelajaran tatap muka.

"Beberapa persyaratan belum dipenuhi, seperti wastafel (tempat cuci tangan) masih kurang. Ruang isolasi, tanda keluar masuk siswa, termasuk tulisan himbauan hidup sehat sesuai protokol kesehatan belum ada," kata Joko Trihono anggota Tim Asesmen Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Kabupaten Magetan, Selasa (25/8/2020). Dsy4

 

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…