Satu Keluarga Dihantam KA Matarmaja, 5 Orang Luka - Luka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi mobil yang rusak parah setelah dihantam KA Matarmaja. SP/Les
Kondisi mobil yang rusak parah setelah dihantam KA Matarmaja. SP/Les

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga lingkungan Ngegong Kel Gedog Kec Sananwetan Kota Blitar dikejutkan suara dentuman keras di perlintasan Rel KA Ngegong, ternyata suara benturan keras itu berasal dari Rangkaian Kereta Api Matarmaja jurusan Malang-Blitar -Jakarta yang menghantam mobil penumpang yang ditumpangi satu keluarga.

Peristiwa tertabraknya mobil Toyota Cayla hitam B 1040 EOT yang terjadi Minggu (30/8) tersebut dibenarkan KBO Lantas Polres Blitar Kota Iptu Nanik Suryana di TKP, menurut Iptu Nanik kejadian yang terjadi pukul 10.45 WIB itu, ketika Mobil penumpang yang dikemudikan Suparno (59) warga Jln Iskandar RT 22/RW 05 Desa Madurejo Kec Arut Selatan Kab Kotawaringin Barat Kalteng ini, melaju dari arah Selatan menuju ke Utara (Kota Blitar), tepat  di perlintasan KA yang tanpa palang pintu, mobil yang membawa 4 orang keluarga ini menghantam badan KA yang menuju (Arah Barat) ke Blitar.

Akibatnya Mobil hitam tersebut hancurpada sisi body mobil bagian kanan, sedangkan para penumpang dengan kondisi terperangkap dalam mobil mengalami luka serius.

Warga setempat mengetahui hal tersebut langsung mencoba mengevakuasi para korban ke RS Mardi Waluyo untuk mendapat pertolongan.

"Peristiwa laka antara kereta Api Matarmaja dengan mobil penumpang yang bernopol B 1040 EOT, diduga pengemudi kurang kehati hatian, memang benar perlintasan KA ini tidak ada palang pintu, tapi rambu dan lampu perlintasan menyala dan alarm (sirine) berbunyi, untuk penumpangnya alami luka luka sekarang dalam perawatan RS Ngudi Waluyo Kota Blitar," terang Iptu Nanik Suryana pada wartawan.

Sementara menurut keterangan saksi Nurkolis (50), warga Ngegong yang rumahnya berjarak sekitar 20 meter dari perlintasan rel KA, mengatakan saat itu dirinya di dalam rumah, dan mendengar suara keras di perlintasan, dan setelah keluar rumah dan melihat mobil tertabrak kereta api.

"Suaranya keras sekali Mas, saya keluar rumah juga warga lainya, melihat mobil sudah hancur menghadap ke barat, dan penumpangnya teriak minta tolong, langsung saya dan warga mengeluarkan para penumpang dan langsung saya dan warga membawa ke Rumah sakit dengan mobil milik warga," tutur Nurkholis.

Saat wartawan berkunjung di RS Mardi Waluyo tidak diperkenankan, karena korban dalam perawatan intensif, juga karena dalam situasi jalankan Protokol kesehatan.

Sesuai catatan di Unit Laka Lantas Polres Blitar Kota, penumpang merupakan satu keluarga berjumlah 5 orang termasuk Sopir Suparno, adapun yang alami luka serius yakni Siti Aminah (46) istri Sopir, Ken Ismi Naula Adika (12), Handika Farma Raka Siwi (21) ke empat nya warga Kira Waringin Barat Kalteng (satu keluarga), sedang Kadeni 58 warga Desa Besuki Kec Munjungan Kab Trenggalek saudara dari istri Suparno.

Untuk diketahui sejak diberlakukan kembali perjalanan Kereta Api, seperti perjalanan KA. Matarmaja jurusan Malang Jakarta ini, ketika kejadian itu KA Matarmaja, Septian Fahriza Pratama sebagai masinisnya, KA Matarmaja dengan nomor Lokomotif 117, setelah berhenti di Stasiun Kota Blitar KA Matarmaja, melanjutkan perjalanannya menuju Jakarta.

"Setelah berhenti di Stasiun Blitar, Kereta Api Matarmaja melanjutkan perjalanan menuju Jakarta." Terang Ixfan Kasi humas Dàop 7 Madiun melalui sambungan Seluler Nya. Les

 

Berita Terbaru

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, PONOROGO-Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dalam pengusulan…

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rendahnya cakupan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tantangan d…

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Tradisi dan gotong royong kembali berpadu dalam peringatan Haul ke-61 Mbah Kiai Haji (KH) Mohammad Syafi’i dan para sesepuh Desa Pon…

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep mengkolaborasikan peringatan Hari Santri 2026 dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dengan gerakan…

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan penyusunan kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim periode 2…

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PT MDS retailing tbk grup resmi menghadirkan Mu+ku, zes, dan suko di Tunjungan plaza 3 dengan konsep yang unik. Serta setiap…