Golkar Dukung Suara Untuk Gus Acing dan Mas Kiai di Pilkada 2020

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua IV Partai Golkar Dewan pengurus Cabang perwakilan Kab. Sumenep, Eko Suhartono Hadie saat ditemui di kediamannya (SP/Ainur Rahman)

 
Ketua IV Partai Golkar Dewan pengurus Cabang perwakilan Kab. Sumenep, Eko Suhartono Hadie saat ditemui di kediamannya (SP/Ainur Rahman)  

i

SURABAYAPAGI, Sumenep - Dewan pengurus perwakilan partai Golkar cabang (DPC) Kab. Sumenep, Eko Suharno Hadie mengatakan kalau dirinya secara partai telah menentukan sikap dan dukungan kepada pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Gus Acing dan Mas Kiai di pilkada 2020.

Eko menuturkan, Dewan pengurus Pusat telah mengeluarkan rekom kepada pasangan Gus Acing dan Mas Kiai, “Jadi kita sebagai Kader harus ikut kepada kebijakan pusat, sebab didalam mengeluarkan rekom DPP itu tidak sembarangan melewati pertimbangan yang berat, dari berbagai anggota dan jajaran pengurus partai,” tegasnya kepada Surabaya pagi (08/09).

Sementara kata Eko, suara partai Golkar yang terkumpul dalam pemilihan legislatif tahun kemarin, kurang lebih, 35 ribu suara, untuk semua suara yang terkumpul di 27 Kecamatan, namun karena tidak bisa diakomodir oleh DPC karena sudah menjadi kebijakan DPD maka tidak mendapat kursi di Dewan, namun Eko mengatakan, andai bisa dikumpulkan oleh DPC kalau hanya 3 kursi kemungkinan dapat.

Eko melanjutkan, karena kebijakan suara kala itu di tingkat Dapil, jadi gak bisa DPC mengambil wewenang, sehingga dalam priode tahun ini partai Golkar tidak memiliki kursi di Dewan. “Namun sekalipun tidak memilki kursi di Dewan, tapi anggota khususnya di Dapil tetap solid dan rukun, artinya masih harmonis dan satu suara,“ jelasnya.

Makanya, Eko menjelaskan kalau untuk kedepannya Partai Golkar akan menggelar Musda untuk pemilihan ketua baru, sebab ketua lama itu sudah masa jabatnnya purna.

" Jadi setiap 5 Tahun sekali diadakan Musda untuk menentukan ketua partai baru, sehingga dengan digelarnya Musda tersebut partai Golkar bisa sejahtera kembali, sebagaimana tempo dulu saat mengusung kader partai Golkar Soengkono siddik menjadi wakil bupati sumenep priode 2010-2015 dan sukses untuk satu kali priode mendampingi Dr. KH. Abuya Busyro Kariem, M.Si sebagai Bupati, “ kilahnya.

Dikatakan Eko, kedepannya partai Golkar akan memilih kader-kader potensial untuk kembali mensejahterakan kab. Sumenep, sebab jika partai Golkar memiliki kader yang hebat maka tak menutup kemungkinan untuk selanjutnya kursi dewan akan terisi, minimal di tingkat dapil ada yang menang, untuk kursi bisa ditargetkan 7 sampai 8 orang kedepannya.

"Kita akan kaji melalui Musda yang akan digelar nantinya, sebenarya Musda sudah diagendakan bulan Agustus kemarin, hanya ditunda mungkin bulan ini (september)" pungkasnya

 Sementara ketua Aliansi Indonesia perwakilan kab. Sumenep, Abdullah Affas menilai kalau kekosongan di kursi Legislatif karena ditubuh partai itu kurang solid,baik ditingkat pengurus Cabang maupun Daerah.

Maka sambungnya,  perlu dibangun kembali sinergisitas antara ketua baik ditingkat DPC dan DPD sebab jika sudah terjalin komunikasi yang baik kemungkinan program-program khususnya visi dan misi akan lebih terarah.

" Harus ada sinergi antara pengurus DPC dan DPD, semoga kedepannya partai Golkar memiliki kader yang progresif dan militan," pungkasnya. Ar

 

Berita Terbaru

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Madiun nonaktif, Maidi kini memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi mulai men…

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…