Machfud Arifin Pastikan Dirinya Dalam Kondisi Prima

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Machfud Arifin saat melakukan komunikasi virtual bersama dengan rekan-rekan media, Jumat, (11/9).SP/ALQ
Machfud Arifin saat melakukan komunikasi virtual bersama dengan rekan-rekan media, Jumat, (11/9).SP/ALQ

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Machfud Arifin-Mujiaman memberikan pejelasan secara terbuka terkait kondisi kesehatan yang selama menjadi isu positif  di masyarakat.

Machfud Arifin menegaskan, bahwasanya dirinya dalam keadaan sehat, dan dalam kondisi prima. Hal itu menepis isu senter yang selama ini bergulir di masyarakat.

" Alhamdulillah saya sudah sehat wal afiad. Dan saya sudah bisa beraktifitas kembali, bisa berolah raga, bersepeda dan lari setiap hari," ungkap Machfud Arifin saat melakukan komunikasi virtual bersama dengan rekan-rekan media, Jumat, (11/9).

Mantan Kapolda Jatim ini menceritakan kronologis dirinya menjadi OTG (Orang Tanpa Gejala). Bermula dari satu timnya yang berada dalam tim pemenangan Machfud-Mujiaman bercerita bahwa istrinya mengalami keluhan pada kesehatanya.

"Saya langsung menyuruhnya untuk melakukan cek kesehatan dan ternyata istrinya Positif, dengan itu saya langsung melakukan isolasi mandiri," katanya.

Pada tanggal 24 Agustus 2020, lanjut Machfud, dirinya tidak langsung melakukan isolasi mandiri, dikhawatirkan dirinya tertular. "Pada 26 Agustus 2020 meski tidak merasakan gejala apa saya melakukan pemeriksaan swab secara mandiri, dan hasilnya positif," katanya.

Dengan melakukan isolasi mandiri hingga tanggal 29 Agustus 2020, dirinya kembali melalukan tes swab, namun hasilnya masih tetap yakni Positif Covid-19. " Maka dari itu saya tidak hadir dalam pertemuan dengan partai pengusung," ungkapnya.

Pada tanggal 5 September mantan Kapolda Kalimantan Selatan ini kembali melakukan tes swab dan hasilnya negatif. " Makanya saya pada tanggal 6 September saya datang mendaftar ke KPU," katanya.

Lolos dari OTG Covid-19, Machfud Arifin sudah kebal terhadap virus tersebut. Ia mengatakan ini menjadi suatu pengalaman dan dapat mengedukasi masyarakat tentang Covid-19. Dengan pengalaman kedepanya pihaknya akan lebih disiplin dan lebih ketat lagi untuk menjaga protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19 kepada warga Surabaya.

"Ini  pengalaman dan pelajaran bagi kita semua, jangan menganggap remeh virus ini. Kita harus disiplin menjaga kesehatan kita dan disiplin mejalani protokol kesehatan," tegasnya.

Dan pada kesempatan itu, Machfud Arifin mendoakan semua masyarakat Surabaya terhindar oleh virus asal wuhan ini, tanpa terkecuali lawan politiknya. " Semoga masyarakat Surabaya terhidar dari covid-19, dan juga Pak Eri dan Pak Armuji semoga selalu dalam lindungan Allah dan selalu diberikan kesehatan," ungkap Machfud.

Sementara itu dr. Dani Irawan, yang selama ini merawat Machfud Arifin ini, mejelaskan, terjerat gejalan Covid-19 itu terbagi tiga golongan, pertama gejala ringan, kedua sedang dan yang ketiga kritis. " Pak MA ini gejala ringan. Gejala ringan itu orang yang terindikasi virus namun tidak ada gejala atau keluhan apapun," katanya.

Menurut Permenkes dan pernyataan WHO tersebut pada gejala ringan ini melakukan isolasi mandiri selama 13 hari. "Terhitung munculnya gejala, pada tanggal 24 Agustus, dapat dipastikan, bahwa pada tanggal 5 September pak MA sudah dinyatakan bisa bebas dari isolasi mandiri," ungkapnya.

Selain itu, kata Dani, dengan orang yang pernah OTG ini, tubuhnya menjadi kuat dan tidak akan tertular lagi." Bahkan bisa menjadi pendonor," katanya.

Dengan keberanian Machfud Arifin untuk terbuka dengan kondisi kesehatanya mendapat respon dari Mantan Mentri BUMN Dahlan Iskan. Menurutnya dalam politik modern saat ini, sudah memang seharusnya pemimpin berani terbuka dan tranparan bahkan untuk yang pribadi seperti kesehatanya sendiri.

"Ini contoh yang sangat baik dari seorang pemimpin, berani terbuka apa adanya kepada masyarakat," ungkapnya.

Ketua Tim Pemenangan MA – Mujiaman, Miratul Mukmini atau yang akrab disapa Gus Amik ini mengatakan, bahwa Machfud Arifin orang yang sangat disiplin terkait dengan kesehatan sendiri bahkan kepada lingkungan sekitarnya.

" Setelah mengetahui dirinya positif, beliau langsung melakukan isolasi mandiri dan menyuruh semua orang disekitarnya untuk melakukan swab, sehingga tidak terjadi penularan kepada yang lain," katanya. Alq

Berita Terbaru

Tekan Lonjakan Kasus Demam Berdarah, Pemkab Pamekasan Gencarkan PSN

Tekan Lonjakan Kasus Demam Berdarah, Pemkab Pamekasan Gencarkan PSN

Rabu, 28 Okt 2026 11:11 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya dalam menekan kasus demam berdarah dengue (DBD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, terus berkomitmen dengan…

Dukung Aktivitas dan Kenyamanan Dagang, Pemkab Probolinggo Revitalisasi Pasar Bertahap

Dukung Aktivitas dan Kenyamanan Dagang, Pemkab Probolinggo Revitalisasi Pasar Bertahap

Rabu, 28 Okt 2026 11:08 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Di tengah keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, berusaha mendorong aktivitas…

Pascapenahanan SY, Pelayanan Publik di DTPHP Jember Tetap Berjalan Optimal

Pascapenahanan SY, Pelayanan Publik di DTPHP Jember Tetap Berjalan Optimal

Rabu, 28 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menindaklanjuti pascapenahanan SY kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut setelah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan…

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Harti, ibu kandung Dini Hardiyanti (30) meminta tersangka Dwi Bagus dihukum seberat-beratnya, bahkan ia menuntut hukuman mati. Harti …

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden BEM Unair, M Rizqi Senja Wirawan disebut sempat dijemput oleh Polda Jatim di kediamannya pada 19 Oktober 2026…

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Erica Natasha Risakotta diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas perkara kecelakaan beruntun yang menewaskan Rachmad P…