Banyak Daerah Kurang Dapat Perhatian, MA: Kondisinya Memprihatinkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Deklarasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Suramadu di Hotel Marcure, Surabaya, Minggu (4/10). SP/Alqomaruddin.
Deklarasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Suramadu di Hotel Marcure, Surabaya, Minggu (4/10). SP/Alqomaruddin.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Masih banyak daerah di pinggiran Kota Surabaya yang kurang mendapat perhatian. Hal itu mengundang keprihatinan Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin (MA) pada deklarasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Suramadu di Hotel Marcure, Surabaya, Minggu (4/10).

“Waktunya kurang 67 hari lagi (Pilwalkot Surabaya), mau berubah tidak Kota Surabaya ini?” tanya MA kepada 200 anggota LPM Suramadu yang hadir pada deklarasi. Kemudian secara serempak seluruh anggota LPM Suramadu berteriak. “Mau,” jawab para anggota LPM Suramadu.

Beberapa contoh daerah yang kurang mendapat perhatian pemerintah kota diantaranya, Asemrowo, Tambak Dalam, Tambak Gringsing, Wonokusumo, Kedinding, dan Sidotopo. “Sungguh memprihatinkan,” kata MA.

Jika terpilih sebagai Wali Kota Surabaya, MA berjanji akan meratakan pembangunan di seluruh daerah Surabaya. Perhatian MA nantinya tidak hanya terfokus pada daerah tertentu saja. “Kita nanti ke depan akan mengubah Asemrowo menjadi Asemrowo City begitu lho. Keren kan?” katanya.

MA mewanti-wanti agar warga Surabaya tidak boleh diam saja melihat pembangunan Kota Surabaya yang hanya berfokus ke daerah-daerah tertentu saja. “Jangan kayak gini dipertahankan terus. Ya jangan,” katanya.

Menurutnya harus ada loncatan besar untuk meratakan pembangunan di Kota Surabaya. “Saya inginnya tidak hanya satu, dua lompatan saja. Tapi empat, delapan enam belas loncatan dan bersaing dengan kota-kota di negera yang sudah maju. Memang Surabaya sudah hebat, hebat dari sisi taman,” tegas MA.

Akan tetapi menurutnya ada banyak hal yang harus lebih banyak ditingkatkan lagi. “Nanti kita ke depan butuh loncatan secara bersama-sama, bukan hanya sekedar saya saja. Kita nanti akan menjadi super tim bersama teman-teman semuanya untuk membangun Kota Surabaya,” pungkasnya.Alq

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…