Jelang Pilkada 2029, Pemkab Madiun Usulkan Dana Cadangan Rp60 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat paripurna dalam rangka Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD dan Eksekutif terhadap Rancangan Peraturan Daerah Non APBD Tahun 2026. SP/ MDN
Rapat paripurna dalam rangka Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD dan Eksekutif terhadap Rancangan Peraturan Daerah Non APBD Tahun 2026. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) setempat tahun 2029, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, telah mengusulkan dana cadangan sebesar Rp60 miliar melalui rancangan peraturan daerah (Raperda) yang sedang dalam proses pembahasan bersama DPRD Kabupaten Madiun.

"Skema penganggaran untuk Pilkada 2029 akan disisihkan bertahap selama tiga tahun sebesar Rp20 miliar per tahun, dimulai pada tahun anggaran (TA) 2027 hingga 2029," ujar Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam rapat paripurna di Madiun, Selasa (22/09/2026).

Sedangkan diketahui, terkait pembentukan dana cadangan Pilkada 2029 sebesar Rp60 miliar yang mulai dilakukan pada tahun anggaran 2027 hingga 2029 tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas APBD pada pemilu mendatang, yang harus memiliki landasan hukum sekaligus menjadi instrumen untuk mempersiapkan kebutuhan anggaran pemilihan kepala daerah secara lebih terukur. 

Sebab, kebutuhan pendanaan Pilkada 2029 tidak seluruhnya dapat dibebankan dalam satu tahun anggaran. Karena itu, pemkab mengusulkan penyisihan anggaran secara bertahap sebelum pelaksanaan pemilihan, agar kebutuhan pembiayaan Pilkada 2029 dapat dipersiapkan secara bertahap sehingga tidak seluruhnya membebani satu tahun anggaran.

"Skema ini disiapkan agar kebutuhan pembiayaan tidak memberikan tekanan besar terhadap APBD dalam satu tahun anggaran," katanya.

Sementara, Juru Bicara DPRD Kabupaten Madiun Yuyun Andri Purwitosari menyatakan bahwa pembahasan usulan berbagai Raperda, termasuk tentang Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Madiun Tahun 2029 tersebut, merupakan wujud penguatan transparansi dan akuntabilitas pembentukan produk hukum daerah. md-01/dsy

Berita Terbaru

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …