Screening dan Tracing di Jatim Tembus 1 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terlihat Mural yang bertemakan Lawan Covid-19 di Jalan Gubeng Pojok Surabaya, Minggu (18/10/2020) dibuat oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim. SP/Patrik Cahyo
Terlihat Mural yang bertemakan Lawan Covid-19 di Jalan Gubeng Pojok Surabaya, Minggu (18/10/2020) dibuat oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim. SP/Patrik Cahyo

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Jawa Timur terus konsisten meningkatkan testing untuk screening maupun tracing dalam mencegah penyebaran Covid-19. Hingga Minggu (18/10/2020), penggunaan rapid test baik antibody maupun antigen untuk kegiatan screening dan Tracing telah tembus 1.005.807 test. Dari jumlah tersebut, ditemukan 84.436 kasus yang reaktif dan ketika di follow up dengan menggunakan PCR ditemukan 15.247 kasus positif Covid-19.

Terkait hal tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengaku bersyukur karena Jatim terus konsisten untuk melakukan screening dan tracing massif. Bahkan, berkat keagresifan screening dan isolasi yang dilakukan telah membantu menurunkan penularan Covid-19, sehingga kasus aktif Covid -19 di Jawa Timur tinggal 5,56 persen per tanggal 17 Oktober 2020.

"Alhamdulillah, Jawa Timur terus konsisten untuk melakukan screening dan tracing massif. Saat ini screening dan Tracing di Jatim berkontribusi terhadap hampir sepertiga temuan kasus Covid -19 di Jawa Timur. Disamping itu, agresifitas ini mampu menurunkan kasus aktif Covid -19 hari ini di Jatim tinggal 5,56% ," terang Khofifah saat ditemui di tengah kunjungan kerjanya di Kabupaten Pacitan, Minggu (18/10/2020).

Khofifah menjelaskan, screening di Jawa Timur utamanya difokuskan pada lokasi yang beresiko tinggi maupun kontak erat pasien positif Covid -19. 

Ditambahkan, selain operasi Yustisi yang sangat efektif meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan. Screening, tracing dan isolasi ini juga cukup efektif dilaksanakan di Jawa Timur.

"Saya mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada  masyarakat Jatim yang telah patuh dan bersedia  dilakukan screening dan isolasi. Tak lupa juga terimakasih kepada  TNI, Polri, Nakes dan Relawan yang bekerja keras dalam proses screening maupun tracing. Alhamdulillah dari 385.666 kontak erat yang ditemukan, hanya 66 orang yang menolak dilakukan isolasi dan pemeriksaan," urai mantan Mensos RI ini.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, meskipun adanya tren yang menggembirakan dalam penurunan Covid -19. Dirinya, juga terus mengingatkan agar protokol kesehatan harus terus di patuhi dan masyarakat tidak perlu takut untuk dilakukan screening.

"Meski Jatim sudah terbebas dari Zona Merah, namun Covid -19 di Jatim masih belum berhenti penyebarannya, karenanya jangan sampai kendor untuk terus patuh protokol kesehatan. Kerjasama antara Pemerintah, TNI, Polri, Nakes dan masyarakat di Jatim yang menunjukkan hasil yang baik ini harus  terus di pertahankan sambil menunggu vaksin yang diberikan untuk masyarakat," urai Khofifah. arf

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…