Banyak Rapor Merah, Kaum Muda Inginkan MA Benahi Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Diskusi sejumlah pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Simokerto dengan legislator PKS, Fatkur Rohman..SP/Alqomaruddin.
Diskusi sejumlah pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Simokerto dengan legislator PKS, Fatkur Rohman..SP/Alqomaruddin.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sejumlah pemuda milenial menilai, masih banyak rapor merah yang bakal ditinggalkan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini di akhir masa jabatanya.

Hal itu terungkap dari diskusi sejumlah pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Simokerto dengan legislator PKS, Fatkur Rohman. Meski demikian, para pemuda tersebut tidak memungkiri bahwa Surabaya sudah cukup baik di beberapa sektor. Namun, harusnya sebagai Kota Metropolitan bisa lebih baik lagi bahkan 'wajib' naik level.

Untuk itu, diharapkan visi dan misi yang diusung Paslon Nomor 2 Machfud Arifin-Mujiaman bisa mengangkat Surabaya naik ke level lebih tinggi dan memperbaiki catatan-catatan merah yang selama ini ada di Surabaya.“Kita  sebagai warga Surabaya sangat memahami dan merasakan  bahwa Surabaya  bisa lebih baik bahkan naik level, ” ujar Hadi, salah satu pemuda yang berdiskusi dengan Fatkur. Senin (26/10/2020).

Menurut  Fatkur, para pemuda ini sangat tahu bahwa pada faktanya banyak keluhan-keluhan terhadap program pembangunan maupun pemberdayaan yang berdampak langsung pada warga-warga  di kampung. '‘Mereka para pemuda itu aktif dan hidup di kampung jadi sangat tahu kondisinya,” kata Fatkur.

Fatkur, yang juga anggota Fraksi PKS ini menyebut, para pemuda terutama yang aktif di karang taruna menyampaikan  masih banyak rapor merah di beberapa item program pemkot Surabaya.

Contohnya, sebut dia, soal pengentasan kemiskinan dan pengangguran, pemerataan kualitas pendidikan, kualitas pelayanan publik khususnya di kelurahan yang tiap hari berinteraksi dengan warga kampung.

Hadi sendiri dalam diskusi kemarin menyampaikan pada Fatkur perlu dimulai program pembangunan berbasis tingkat kampung, RT/RW dan khususnya menyasar daerah-daerah pinggir yang selama ini tertinggal.

“Saatnya Dana kelurahan itu berbasis kebutuhan RT. Karena dinamika warga Surabaya terbesar adalah di RT-RT...dan pemerintah semestinya harus hadir dengan support kepastian anggaran untuk RT, missal Rp150 juta per tahun per RT” ujar Hadi.

Fatkur menambahkan,  program berbasis kampung tentunya RT/RW akan memerlukan pendampingan agar aman secara hukum dan implementasi programnya, baik untuk sarana prasarana di RT maupun untuk pemberdayaan  masyarakat..inilah surabaya yang dicita-citakan banyak warga Surabaya.

“Bahkan mungkin diperlukan semacam pra Musrenbang , mungkin dalam bentuk workshop . Dimana ketua-ketua  RT bisa  diedukasi  perihal bagaimana seharusnya membuat rencana pembangunan tingkat RT,” ujarnya. Alq

Berita Terbaru

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…