Pandemi Tak Surutkan Lamongan Ajak Ibu-ibu untuk KB

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption: Bupati Fadeli saat melihat langsung hasil usaha para pelaku UKM dalam acara Kampung KB Tangguh. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Caption: Bupati Fadeli saat melihat langsung hasil usaha para pelaku UKM dalam acara Kampung KB Tangguh. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Meski ditengah pandemi covid-19, Kabupaten Lamongan tak menyurut kan program mengajak ibu-ibu untuk Keluarga Berencana (KB). Bahkan Kota Soto ini sebagai pemegang rekor tertinggi di Jawa Timur bahkan Nasional dalam jumlah kampung KB, yakni 107 yang tersebar di 27 kecamatan.  

Hal tersebut diungkapkan  perwakilan BKKBN Jatim, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Uni Hidayati, saat pencanangan Kampung KB Tangguh Kabupaten Lamongan, di Balai Desa Balun Kecamatan Turi (27/10/2020).

 “Sebanyak 1.421 kampung KB yang ada di Jawa Timur, paling banyak adalah Kabupaten Lamongan, pemegang rekor tertinggi di Jatim dan Nasional,” ujar Uni Hidayati. 

Ditambahkannya, Kampung KB dibentuk sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kehidupan keluarga serta masyarakat. Kampung KB bukan hanya mengurus tentang perihal kontrasepsi, melainkan urusan semua aspek keluarga agar menjadi keluarga yang berkualitas.

Menurut Uni, ukuran keberhasilan kampung KB tercermin dari tercapainya delapan fungsi keluarga, meliputi fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, serta pembinaan lingkungan.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Uni Hidayati.SP/MUHAJIRIN 

Pada kesempatan yang sama, Bupati Lamongan Fadeli juga menyatakan bahwa Kabupaten Lamongan memiliki ketahanaan yang luar biasa, karena sebelum dibentuknya berbagai kampung tangguh di Lamongan, Lamongan sudah memiliki 107 kampung KB tangguh dengan tujuan pengendalian penduduk, ekonomi, dan kesehatan. 

“Laju pertumbuhan penduduk di Lamongan cukup terkendali, yakni 0,887 persen dan rata-rata kelahiran 1,91. Berarti rata-rata setiap keluarga memiliki anak di bawah 2 (dua),” ucap Fadeli.

Sementara itu,  Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Umuronah mengungkapkan, ,bahwa pada masa pandemi Lamongan aman dari baby boom atau ledakan angka kelahiran bayi yang ditakutkan dapat terjadi sebagai akibat pandemi covid-19.

“Lamongan aman dari baby boom, berdasarkan data di Lamongan ibu hamil menurun, jumlah persalinan juga menurun, berarti KB kita berhasil,” kata Umuronah.

Pencanangan Kampung KB Tangguh Kabupaten Lamongan, sebagai bentuk kontribusi terhadap pemerintahan, serta bentuk kepedulian terhadap masyarakat, untuk mewujudkan keluarga berkualitas yang berdisiplin melaksanakan protokol kesehatan. Pencanangan ditandai dengan pemukulan kentongan dan  penandatanganan kKmpung KB Tangguh oleh  Bupati Fadeli didampingi Kapolres Lamongan dan Kasdim 0812 Lamongan. jir

Berita Terbaru

Jadi Wisata Dadakan, Bengawan Solo di Ngawi Jadi Hamparan Bunga Enceng Gondok

Jadi Wisata Dadakan, Bengawan Solo di Ngawi Jadi Hamparan Bunga Enceng Gondok

Minggu, 18 Okt 2026 14:08 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Momen kemarau panjang di Kabupaten Magetan justru menjadikan fenomena unik. Salah satunya debit air menyusut di aliran Sungai…

Di Tengah Viralnya Antrean BBM, Pemkab Jember Kaji Kemungkinan Pembelajaran Daring

Di Tengah Viralnya Antrean BBM, Pemkab Jember Kaji Kemungkinan Pembelajaran Daring

Minggu, 18 Okt 2026 14:01 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Di tengah kondisi antrean BBM di sejumlah SPBU yang kini viral, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember masih mengkaji kemungkinan…

Pemkab Magetan Gelar Turnamen Catur Abhipraya 2026, Siap Cetak Atlet Berprestasi

Pemkab Magetan Gelar Turnamen Catur Abhipraya 2026, Siap Cetak Atlet Berprestasi

Minggu, 18 Okt 2026 13:55 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menggelar bhipraya Open Chess…

Heboh! Monyet Besar Bebas Berkeliaran di Pemukiman Jalan Cimanuk Kota Malang

Heboh! Monyet Besar Bebas Berkeliaran di Pemukiman Jalan Cimanuk Kota Malang

Minggu, 18 Okt 2026 13:36 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Warga di kawasan Jalan Cimanuk, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dibuat geger usai adanya kemunculans seekor…

Pemkab Lumajang Usulkan Normalisasi Kali Asem, Kurangi Risiko Lahar Semeru

Pemkab Lumajang Usulkan Normalisasi Kali Asem, Kurangi Risiko Lahar Semeru

Minggu, 18 Okt 2026 13:25 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai bagian dari upaya penanganan aliran sungai dan pengurangan risiko bencana di Kabupaten Lumajang yang memiliki potensi…

Ancaman Kasus DBD di Tengah Musim Kemarau, Dua Warga di Tulungagung Meninggal Dunia

Ancaman Kasus DBD di Tengah Musim Kemarau, Dua Warga di Tulungagung Meninggal Dunia

Minggu, 18 Okt 2026 13:23 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Di tengah musim kemarau ini, terdapat sejumlah kasus meninggal dunia akibat DBD karena telat mendapat layanan kesehatan, salah…