SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebagai upaya dalam mengurangi kepadatan pelayanan di Puskesmas Veteran yang selama ini melayani sekitar 84 ribu penduduk di wilayah perkotaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, membuka Puskesmas Kusuma Bangsa sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama yang diharapkan dapat mengurangi antrean pasien rawat jalan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Dimana, Puskesmas Kusuma Bangsa memanfaatkan bangunan bekas Rumah Sakit Covid-19 di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Tumenggungan. “Alhamdulillah, hari ini kita membuka dan meresmikan Puskesmas Kusuma Bangsa yang sudah dinantikan masyarakat. Dengan jumlah penduduk sekitar 84 ribu jiwa, antrean di Puskesmas Veteran sudah sangat padat,” jelas Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Minggu (25/10/2026).
Pemanfaatan aset daerah itu menjadi bagian dari upaya pemerintah setempat untuk mendukung peningkatan pelayanan publik. Meski demikian, untuk pengembangan fasilitas kesehatan dilakukan secara bertahap, mulai dari peningkatan kualitas puskesmas hingga kelengkapan sarana rumah sakit dan ketersediaan dokter spesialis.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Lamongan menunjukkan Indeks Kesehatan Lamongan sebesar 0,843 pada 2024, menggunakan skala 0–1. Selain itu, data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan mencapai 76,9. Sedangkan, program nasional Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) hingga 15 Oktober 2026 telah menjangkau 692.983 orang.
Sebagai informasi, Puskesmas Kusuma Bangsa direncanakan melayani kebutuhan kesehatan tingkat pertama di dua kelurahan, yakni Tumenggungan dan Sukorejo, serta delapan desa, meliputi Karanglangit, Plosowahyu, Kebet, Pangkatrejo, Tanjung, Made, Sendangrejo, dan Sumberjo, dengan total sekitar 42.146 penduduk. lm-01/dsy
Editor : Redaksi