Pria di Malang Tewas Bersimbah Darah Dibacok Teman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi mengevakuasi jenazah Abdul Manan (40) yang tewas usai dibacok pelaku yang merupakan teman korban.
Polisi mengevakuasi jenazah Abdul Manan (40) yang tewas usai dibacok pelaku yang merupakan teman korban.

i

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Seorang pria bernama Abdul Manan (40), warga Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang ditemukan tewas bersimbah darah, Rabu (18/11/2020). Dia dibunuh teman dekatnya sendiri.

Lokasinya di Jalan Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

Polisi langsung melakukan olah TKP, setelah menerima laporan warga. Korban meninggal dengan luka robek di bagian leher bagian belakang. Untuk kebutuhan penyelidikan, jenazah korban dibawa ke RS dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk dilakukan autopsi.

Kapolsek Pagelaran, Iptu Sugik Hermawan mengatakan pelaku pembunuhan telah berhasil diamankan. Sugik menambahkan pelaku dan korban ini teman dekat dan tetangga satu desa. Pelaku bernama Matjikin (35).

"Persoalan apa yang melatarbelakangi peristiwa ini masih kita dalami dengan mengumpulkan informasi di lapangan serta keterangan pelaku dan para saksi," ujar Sugik.

Sementara Rahmat, paman korban menyebut bahwa keponakannya baru pulang dari Jakarta 6 hari lalu. Di Jakarta, keponakannya itu berjualan bakso. Keponakannya pulang lantaran ada kerabat yang meninggal dunia.

"Kami tak menyangka Manan meninggal secara tragis. Terakhir ketemu pas menghadiri tahlil kematian kerabat. Dan paginya dapat kabar sudah meninggal," ungkap Rahmat.

“Katanya pagi itu, korban ke warung dan ketemu dengan pelaku. Mungkin setelahnya terjadilah pembunuhan itu. Korban mengalami luka di leher bagian belakang,” tambahnya.

Sementara itu, Abdul Mbasit kerabat korban lainnya menerangkan, saat pelaku menyerahkan diri, pelaku membawa parang yang masih terdapat darah korban.

“Setelah itu warga sekitar langsung memanggil pihak berwajib. Pihak berwajib kemudian langsung menangkap dan mengamankan pelaku,” jelasnya.

Dirinya menduga bahwa kejadian tersebut terjadi hanya karena permasalahan sepele. Yaitu korban tak meminjamkan HP kepada pelaku.

“Kemungkinan pelaku marah kepada korban, karena korban tak meminjamkan HP-nya saat pelaku ingin meminjam. Dan sebenarnya pelaku dan korban ini adalah teman nongkrong bersama. Mereka sering nongkrong di warung kopi yang berada di Sumber Maron,” tuturnya.

Dugaan pembunuhan ini tengah diselidiki oleh Polres Malang. Olah TKP sudah dilakukan, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi.

 

 

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…