UC Surabaya Kukuhkan Guru Besar Fakultas Management Business

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rektor Universitas Ciputra, Ir. Yohannes Somawiharja, M.Sc mengukuhkan Guru Besar Dr. Christina Whidya Utami, M.M, CLC, CPM Asia. Rabu (16/12). SP/Patrik Cahyo 
Rektor Universitas Ciputra, Ir. Yohannes Somawiharja, M.Sc mengukuhkan Guru Besar Dr. Christina Whidya Utami, M.M, CLC, CPM Asia. Rabu (16/12). SP/Patrik Cahyo 

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Universitas Ciputra Surabaya, menggelar pengukuhan Guru Besar Fakultas Management Business (FMB), pada Rabu, (16/12/20), acara tersebut berlangsung di ruang Dian Auditorium Universitas Ciputra dengan protokol kesehatan yang cukup ketat.

Dr. Christina Whidya Utami, M.M, CLC, CPM (Asia) telah berhasil merampungkan pengajuannya sebagai guru besar pertama yang dimiliki oleh Fakultas Management dan Business (FMB) Universitas Ciputra Surabaya.

“Senang sekali proses pengajuan guru besar akhirnya selesai. Prosesnya memakan waktu sekitar dua tahunan. Saya melakukan riset terhadap 406 perusahaan keluarga di delapan provinsi. Bagaimana perbandingan perusahaan yang murni dikelola keluarga dengan perusahaan yang melibatkan kalangan profesional di bidang manajemen”, terang Dr. Utami kepada Surabaya Pagi.

Fokus riset Dr. Utami adalah terkait dengan Entrepreneurial Marketing, pada pidato pengukuhan jabatan Guru Besar Bidang Manajemen, Dr. Utami menjelaskan mengenai Eksplorasi Entrepreneurial Marketing Behavior - Dalam Menumbuhkan Organisasi yang Memiliki Kepekaan Terhadap Hal yang Tidak di Prediksi (Sensing The Unpredictability).

Menurutnya, disruption dan kondisi unpredictable pada industri membuat pelaku bisnis membutuhkan Sensing The Unpredictability untuk mengasah kepekaan mereka terhadap volatility, complexity dan ambiguitas dari bisnis saat ini.

Dr. Utami juga memaparkan bagaimana metode atau formula dari Entrepreneurial Marketing pada dunia pendidikan, khususnya institusi pendidikan.

Institusi pendidikan yang tidak memiliki banyak dosen dan mahasiswa, atau dianggap ideal, sebetulnya jauh lebih  lincah dibandingkan dengan perguruan tinggi yang sudah besar.

"Entrepreneurial Marketing itu terindikasi akan lebih efektif bila dijalankan pada institusi yang tidak terlalu besar, karena pengambilan keputusan harus cepat. Mereka harus segar merespon situasi pasar, kemudian struktur organisasi yang ramping akan cocok menjalankan Entrepreneurial Marketing," jelasnya.

Lanjutnya, dalam konteks perguruan tinggi, Entrepreneurial Marketing bisa digunakan untuk menjawab bagaimana sebuah perguruan tinggi yang efisien untuk merespon situasi-situasi saat ini maupun nanti yang tidak dapat diprediksikan.

“Pengajaran, maka kita mengajarkan Enterpreneurial. Dimensi-dimensi itu coba kami tawarkan pada mahasiswa kita dalam menjalankan project bisnis mereka," ungkapnya.

Acara pengukuhan Guru Besar, dilaksanakan secara hybrid, dimana para peserta offline dibatasi sebanyak maksimal 100 orang, dan bertempat di Dian Auditorium Universitas Ciputra Surabaya.

Untuk pertama kalinya, Universitas Ciputra Surabaya juga menampilkan Mini Ansambel pada acara pengukuhan Guru Besar dengan menghadirkan Surabaya Music Unity yang diharapkan mampu menambah kesakralan acara tersebut.

“Mini asemble ini adalah kejutan bagi Dr. Utami. Kami siapkan juga protokol kesehatan untuk memastikan keamanan saat pelaksanaan pengukuhan guru besar ini. Ruangan sudah kami sterilkan, penataan tempat duduk, juga yang lainnya,” pungkas Damelina Tambunan, selaku ketua pelaksanaan acara. (byt)

Berita Terbaru

Percepat Pembangunan Flyover Gedangan, Pemkab Sidoarjo Pilih Skema Penlok Bertahap

Percepat Pembangunan Flyover Gedangan, Pemkab Sidoarjo Pilih Skema Penlok Bertahap

Minggu, 27 Sep 2026 13:39 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 13:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai langkah strategis dalam mempercepat pembebasan lahan pembangunan Flyover Gedangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo…

Krisis Kekeringan, Ponorogo Tambah Pasokan Air Bersih ke Daerah Terdampak

Krisis Kekeringan, Ponorogo Tambah Pasokan Air Bersih ke Daerah Terdampak

Minggu, 27 Sep 2026 12:46 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Musim kemarau panjang yang menyebabkan krisis kekeringan yang kian meluas membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…

Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Surabaya Wajibkan UKM Ikut Serta ‘Sport Tourism’

Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Surabaya Wajibkan UKM Ikut Serta ‘Sport Tourism’

Minggu, 27 Sep 2026 12:37 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam kegiatan sport tourism seperti kegiatan lari yang sering dilaksanakan di kota setempat, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Diimbau Tak Panik, Pemkot Madiun Pastikan Stok dan Distribusi LPG 3 Kg Aman

Diimbau Tak Panik, Pemkot Madiun Pastikan Stok dan Distribusi LPG 3 Kg Aman

Minggu, 27 Sep 2026 12:28 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, terus menjaga kelancaran pasokan dan distribusi LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram tetap aman dan…

Penuhi Kebutuhan 25 Hektare Sawah, Pemkab Lamongan Siapkan Embung Dungpawon

Penuhi Kebutuhan 25 Hektare Sawah, Pemkab Lamongan Siapkan Embung Dungpawon

Minggu, 27 Sep 2026 12:23 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Guna mendukung ketersediaan air pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Kekeringan Meluas, Pemkab Bangkalan Perpanjang Status Darurat Krisis Air Bersih

Kekeringan Meluas, Pemkab Bangkalan Perpanjang Status Darurat Krisis Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 12:06 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti fenomena kekeringan yang kian meluas di puncak musim kemarau panjang, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…