Polisi Dalami Pelanggaran Prokes Pemakaman Habib Hasan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolda Jatim Nico Afinta.SP/ MAHBUB FIKRI 
Kapolda Jatim Nico Afinta.SP/ MAHBUB FIKRI 

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Kerumunan di Pemakaman Habib Hasan Assegaf asal Pasuruan kini diselidiki Polda Jatim. Kerumunan saat pemakaman Ulama kharismatik tersebut  terjadi di Kota Pasuruan pada Minggu (26/12/2020).

Kerumunan seperti ini memang biasa terjadi saat tokoh Ulama wafat, ribuan manusia berkumpul untuk mengiringi pemakaman Ulama tersebut. Namun kerumunan tersebut terjadi saat pandemi Covid-19 melanda. Warga mengiringi pemakaman Habib Hasan bin Muhammad bin Hud Assegaf dari rumah duka sampai ke Kompleks Pemakaman Masjid Al Anwar Kota Pasuruan.

Terkait beredarnya video ribuan pelayat jenazah Habib Hasan, kini didalami Polda Jawa Timur sebagai bagian satuan gugus tugas penanganan Covid-19 Jatim.

Tampak dalam video yang beredar, sejumlah warga berkopyah putih berkumpul di depan masjid Al Anwar di sekitar alun-alun Kota Pasuruan.

"Semalam Tim Satgas Covid Provinsi sudah langsung turun ke Kota Pasuruan, yang dibantu tim Satgas Covid Pasuruan, untuk mendalami adanya dugaan pelanggaran protokol kesehatan,"  kata Kapolda Jatim Nico Afinta.

Sebelumnya, Habib Hasan bin Muhammad bin Hud Assegaf Pasuruan, tutup usia pada hari Minggu (27/12/2020) selepas Subuh.

Atas kejadian tersebut, Kapolda Jatim menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah, sebab melonjaknya penderita Covid-19 di Jawa Timur mengalami kenaikan dalam dua minggu ini.

"Kami memohon kepada masyarakat agar patuhi protokol kesehatan agar tidak terjadi penularan covid," pungkasnya. fm 

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…