Pasar Buku Blauran Masih Jadi Incaran Pelajar Surabaya, Ini Alasannya!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Buku fokus ikon toko buku pasar blauran. SP/RIA
Buku fokus ikon toko buku pasar blauran. SP/RIA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pasar Legendaris yang sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda ini terkenal sebagai tempat belanja keperluan sekolah dengan kualitas baik dan harga miring.

 Walaupun sebenarnya pasar blauran sendiri dari dulu sudah terkenal memiliki empat ikon belanja yaitu, pakaian pengantin, buku, jajanan pasar serta makanan khas Suroboyoan dan emas.

 Saat ini penjual buku bekas di blauran yang masih berjualan adalah 38 tenant, itu pun juga disambi menjual buku-buku baru agar tetap survive. Ikon buku yang hanya bisa ditemukan di Pasar Blauran dan susah ditemui di tempat lain adalah buku Fokus dan buku terbitan Bintang. Hal ini dikemukakan oleh Hakim, Pengurus Pasar Blauran sekaligus Ketua KPPSS (Kumpulan Pedagang Pasar Seluruh Surabaya), saat ditemui Surabaya Pagi, Selasa (05/01/2021) 

"Terus terang buku baru yang hanya ada di blauran itu terutama buku fokus dan buku terbitan bintang. Buku-buku tersebut hanya ada di Blauran. istilahnya sudah ikon blauran dari dulu. Walaupun di tempat lain mungkin ada, tapi hanya sedikit sekali," Jelas Hakim

 Saat ini total toko buku baru dan bekas yang masih bertahan pasca kebakaran beberapa kali yang terjadi di pasar blauran ada 78 stan. Pasca kebakaran tersebut banyak penjual buku pasar blauran yang akhirnya berpindah ke jalan semarang, dari waktu ke waktu sehingga para masyarakat surabaya sekarang mengenal ikon buku jalan semarang yang dinamai kampung ilmu.

 Yusuf, pengunjung buku bekas blauran, mengaku memilih blauran sebagai tempat tujuan yang ia cari untuk belanja buku karena sudah pasti ada dan harganya murah.

 "Saya kesini karena daripada muter-muter cari buku ke tempat lain, takutnya gak ada. lagian disini juga pasti lebih murah," akunya sambil tersenyum.Ria

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…