Pasar Blauran Surabaya, Hidup Segan Mati tak Mau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana sepi Pasar Blauran. Tampak banyak toko yang tutup.
Suasana sepi Pasar Blauran. Tampak banyak toko yang tutup.

i

SURABAYA PAGI, Surabaya– Pepatah Hidup Segan Mati Tak Mau, pas menggambarkan kondisi Pasar Blauran Surabaya saat ini. Salah satu pasar lagendaris di Surabaya ini, sekarang sangat sepi pembel.

Kebanyakan para pedagang di sana, menghabiskan waktu hanya duduk menunggu pengunjung yang tak kunjung datang. Terlihat suasana sepi terjadi di lantai II dan III. Pada kedua lantai yang didominasi pedagang sepatu, pakaian, dan tas itu nampak banyak toko yang tutup dan kondisinya kumuh.

Suasana itu membuat pembeli merasa risih. Sampah yang berserakan, membuat pengunjung enjadi tak nyaman, apalagi saat ingin memilih-milih pakaian maupun sepatu.

Dengan suasana yang kurang nyaman ini, kebanyakan pengunjung yang datang di Pasar Blauran hanya berkeliling di lantai dasar untuk mencari makanan tradisional seperti dawet, bubur, nasi soto, lalapan atau hanya membeli alat-alat tulis untuk keperluan sekolah.

Dari pantauan Surabayapagi.com, sejak pagi sampai siang hari hanya ada beberapa pengunjung yang naik ke lantai II dan III. Suasana toko di lantai dua sangat sepi pengunjung sampai-sampai penjaga toko tertidur di tempat dagangannya. Pengunjung yang naik kelantai atas kebanyakan hanya melihat-lihat dagangan saja.

“Dari pagi sampai siang ini, cuma baru dapat dua pembeli aja. Kondisi Pasar Blauran sekarang memang tampak sepi banyak toko yang tutup karena jarang ada pembeli,” kata Wahyu, salah satu pedagang, Minggu (30/1/2022).

“Mungkin sekarang orang larinya beli ke online karena malas datang ke sini lagi, Harga sih kita yakin (bersaing),” tambahnya.min

Berita Terbaru

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Bangkalan – Mengawali bulan suci Ramadan dengan semangat berbagi dan menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Induk T…

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Wali Kot…

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Berbagai program mulai jalan, meski banyak pekerjaan rumah yang menanti gebrakan bupati dan wakil bupati Lamongan, namun capaian…

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di  SDN 01 Klegen Kota Madiun menuai kritikan. Dengan anggaran yang disebut-sebut Rp. 8.000 hi…

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 disorot. Anggaran swa…

Berpedoman Panca Cita, Tahun Pertama Jilid II Ning Ita Catat Indikator Positif

Berpedoman Panca Cita, Tahun Pertama Jilid II Ning Ita Catat Indikator Positif

Selasa, 24 Feb 2026 15:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mencatat sejumlah capaian strategis dalam satu tahun kepemimpinan jilid kedua Wali Kota Ika…