Longsor Timbun Belasan Rumah dan Ternak Warga di Lumajang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu rumah warga yang rata diterjang longsor di Lumajang. SP/ LMJ
Salah satu rumah warga yang rata diterjang longsor di Lumajang. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebanyak belasan rumah warga di Desa Sawaran Kulon Kecamatan Klakah, rata dengan tanah, setelah diterjang longsor Lumajang dari perbukitan Kokon. Selain menerjang rumah, satu unit motor dan puluhan ternak warga berupa kambing dan sapi hingga mati tertimbun material longsor Lumajang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa (Kades) Sawaran Kulon Sugeng membenarkan adanya longsor ini. Sedikitnya 13 rumah terdampak. Tak hanya itu, 68 ternak juga terkubur.

"Tanah longsor ini mengakibatkan 13 rumah rusak dan 68 ternak warga mati akibat tertimbun material tanah longsor," ujarnya, Senin (1/3/2021).

Awalnya, salah satu warga Desa Sawaran Kulon Badrus Sodiq curiga ada banyaknya material lumpur melewati teras rumah mereka. Khawatir terjadi bencana, warga pun bergegas keluar rumah dan menyelamatkan diri naik ke bukit di sekitar rumahnya. Dan dini hari, Bukit Kokon yang berada di sisi barat pemukiman warga pun longsor.

"Sebelumnya terjadi hujan kemudian ada suara gemuruh, sehingga warga keluar rumah semua. Dan tak lama terjadi tanah longsor yang merusak rumah warga dan menimbun ternak. Tapi alhamdulilah tidak ada korban jiwa," ujarnya.

Akibat peristiwa ini, sebanyak 37 jiwa warga dievakuasi ke kantor desa setempat. Kebutuhan makan minum dan alat tidur warga disiapkan pemerintah Desa setempat bersama BPBD Kabupaten Lumajang.

"Terdapat 37 jiwa yang dievakuasi dan mengungsi ke kantor desa. Kebutuhan makan dan minum ditanggung pemerintah desa dibantu dengan BPBD Lumajang," tambah Sugeng. Dsy7

 

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…