Terdampak Material Longsor, Petugas Tutup Sementara Jalur Trenggalek-Ponorogo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas menutup sementara akses utama Trenggalek–Ponorogo di KM 16 Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Trenggalek. SP/ TRG
Petugas menutup sementara akses utama Trenggalek–Ponorogo di KM 16 Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Trenggalek. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Pasca diterjang longsor sekaligus mengantisipasi potensi bahaya lalu lintas akibat material batuan yang longsor tersebut, kini petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menutup sementara akses utama Trenggalek–Ponorogo di KM 16 Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Trenggalek, Jawa Timur.

Untuk penutupan jalur dilakukan sekitar pukul 04.30 WIB sebagai langkah pengamanan setelah ditemukan material batu yang jatuh dari tebing. Sedangkan keputusan penutupan dilakukan untuk mencegah risiko kecelakaan, mengingat sebelumnya sempat terjadi kendaraan yang tertimpa material longsor di lokasi tersebut.   

“Pagi tadi akses di KM 16 Desa Nglinggis kami tutup sementara karena ada material batu yang jatuh. Langkah ini kami lakukan demi keselamatan pengguna jalan,” jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, Minggu (24.05/2026).

Dan selama proses penanganan berlangsung, petugas mengalihkan kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi melalui jalur alternatif bawah. Namun, jalur tersebut belum direkomendasikan untuk kendaraan besar maupun truk bermuatan karena kondisi ruas yang terbatas.

Lebih lanjut, BPBD bersama petugas terkait saat ini masih melakukan pembersihan material longsor sekaligus pengaturan lalu lintas agar mobilitas dari arah Trenggalek menuju Ponorogo maupun sebaliknya tetap berjalan. “Penutupan dilakukan sampai kondisi dinyatakan aman dan material yang menutup badan jalan selesai dibersihkan,” ujarnya.

Sementara itu, upaya normalisasi segera dilakukan setelah hujan reda untuk memulihkan arus lalu lintas, namun kemudian ditutup lagi pada Jumat pagi karena masih terjadi guguran batu pasir dari atas tebing yang bisa membahayakan pengendara atau penggunaan jalan di bawahnya. tr-01/dsy

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…