Surabaya Jadi Barometer Kebangkitan Ekonomi di Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Walikota dan Wakil Walikota Surabaya di Gedung DPRD Kota Surabaya. Senin (01/03/2021). SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI  
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Walikota dan Wakil Walikota Surabaya di Gedung DPRD Kota Surabaya. Senin (01/03/2021). SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI  

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Setelah melakukan pelantikan pada Jumat (26/02/2021), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Walikota dan Wakil Walikota Surabaya di Gedung DPRD Kota Surabaya. Merupakan Eri dan Cak Ji agenda pertama Sertijab yang dihadiri dari 17 agenda Sertijab Kepala Daerah terpilih hasil Pilkada serentak tahun 2020. Senin (01/03/2021).

 Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor : 131.35-368 Tahun 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 di Kabupaten dan Kota pada Provinsi Jawa Timur dilaksanakan Sertijab dari Pelaksana Harian (Plh.) Wali Kota Surabaya Ir. Hendro Gunawan MA kepada Wali Kota Surabaya terpilih Eri Cahyadi, S.T.,M.T. dan Wakil Wali Kota Surabaya Ir. Armudji. 

Khofifah menegaskan, agar Kota Pahlawan tetap menjadi barometer kebangkitan ekonomi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Eri-Armuji. Dirinya meminta agar apa yang telah dicapai Kota Surabaya, yakni PDRB sebesar 24.11% terhadap PDRB Jatim untuk tetap dipertahankan dan bahkan lebih ditingkatkan lagi. 

"Ini menjadi bagian yang penting, ini tidak boleh ada pelemasan atau pelemahan akibat pandemi covid-19 yang telah berjalan setahun, jadi semua harus pada proses percepatan untuk membangun kebangkitan ekonomi di Jawa Timur terutama episentrumnya, yang menjadi sentra ini adalah Surabaya," ujar Khofifah saat ditemui usai menghadiri Rapat Paripurna Sertijab Walikota dan Wakil Walikota Surabaya. 

Gubernur Jatim itu juga berpesan agar Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim selalu meningkatkan sinergitas dan kolaborasi. Dirinya menyebut bahwa 77 proyek strategis dari Program Strategis Nasional yang dituangkan dalam Perpres 80 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di Jawa Timur sebagian besar sentranya berada di Surabaya. 

"Oleh karena itu, ini yang juga kami pesankan supaya ada sinergitas pasca pandemi covid ini jadi sekarang sesungguhnya preconditioning nya sudah bisa dilakukan karena provincial office dari PSN tersebut ada di Bappeda Provinsi Jawa Timur," pesan Khofifah. 

Selanjutnya, Gubernur Khofifah juga menginisiasi terbentuknya sister city antara Kota Surabaya dan Kabupaten Sampang. Menurutnya, hal tersebut sebagai salah satu upaya untuk mengurangi ketimpangan IPM Kota Surabaya yang mencapai angka 82, yang mana tertinggi di Jawa Timur dengan IPM terendah di Jawa Timur, yakni Kabupaten Sampang hingga menyentuh angka 62. 

"Saya ingin mengajak semacam Sister City, ada SDM-SDM dari Surabaya yang akan mensupport percepatan penguatan IPM di Sampang,"tuturnya.

Disisi lain, Khofifah menginginkan ada upaya percepatan dan intervensi detail yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya terkait Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Gubernur Khofifah mengungkapkan bahwa salah satu PR dari Pemkot Surabaya adalah menurunkan AKI dan AKB di Kota Surabaya yang masih tinggi karena berada di posisi 5 besar. 

"Menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Surabaya ini memang harus dilakukan intervensi secara detail dan mungkin dengan sinergitas yang lebih komprehensif  saya rasa InsyaAllah kalau sinergitas itu terus dilakukan bisa memberikan penurunan secara lebih signifikan terhadap angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Surabaya," terangnya. 

Pada kesempatan yang sama, Khofifah dengan tegas menyampaikan pesan Proklamator RI Soekarno, bahwa saat ini Indonesia berada pada periode mental  investment.  

Terlebih, Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa mental investment menurut Bung Karno dalam arti luas menyangkut investment of human skill, material Investment dan mental Investment. Namun dari ketiga Investment, mental Investment merupakan yang paling penting. 

Oleh karenanya, Gubernur Khofifah mengajak kepada Eri-Armuji untuk mampu berupaya keras bersama-sama membangun mental Investment dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Surabaya dan di Jawa Timur.  

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa hal tersebut sesuai dengan pesan Presiden RI Joko Widodo agar mindset kerja harus diubah dari kerja ordinary ke kerja extraordinary.  

"Hal tersebut dapat dilakukan dengan membentuk etos kerja di lingkungan pemerintahan baik Pemerintah Kota Surabaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan kerja cepat, detail seperti apa yang telah disampaikan Pak Presiden dan saya tambah satu lagi kerja tepat," pugkasnya. mbi

Berita Terbaru

Pra Rekonstruksi Kasus Mutilasi Madiun, Polisi Ungkap Cara Tersangka Habisi Dua Korban Hingga Upaya Hilangkan Jejak

Pra Rekonstruksi Kasus Mutilasi Madiun, Polisi Ungkap Cara Tersangka Habisi Dua Korban Hingga Upaya Hilangkan Jejak

Selasa, 27 Okt 2026 22:58 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 22:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur lakukan pendalaman cara tersangka menghabisi Dini Har…

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Proyek pemeliharaan jalan lingkungan di Perumahan Pondok Mutiara, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo, memicu sorotan tajam publik. P…

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Puluhan warga Desa Pagerwojo, Buduran antusias mengikuti program pelatihan Wirausaha Baru (WUB) yang digelar Dinas Koperasi dan…

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meraih apresiasi Mandaya Awards 2026, atas kiprahnya dalam…

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…