Kemenag Sidoarjo Komitmen Perangi Terorisme dan Radikalisme

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kemenag Sidoarjo ikut berdiskusi dalam forum Focus Group Discussion (FGD)bersama Polresta Sidoarjo. Kamis (11/03/2021).SP/MBI
Kemenag Sidoarjo ikut berdiskusi dalam forum Focus Group Discussion (FGD)bersama Polresta Sidoarjo. Kamis (11/03/2021).SP/MBI

i

SURABAYAPAGI, Sidoarjo - Pada perkembangan zaman yang cukup pesat seperti saat ini, masyarakat diharapkan lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Terlebih lagi pada indikasi paham radikal dan terorisme yang nyatanya masih beroperasi di sekitarnya. Oleh karenanya, Kemenag Sidoarjo ikut berdiskusi dalam forum Focus Group Discussion (FGD)bersama Polresta Sidoarjo. Kamis (11/03/2021).

 Berkembangnya paham radikal dan terorisme di kalangan masyarakat masih menjadi perhatian yang sangat serius bagi pihak kepolisian maupun tokoh agama. Mengingat sudah banyak terjadi tindakan menyimpang yang mengatasnamakan agama dengan cara kekerasan, baik dilakukan secara berkelompok maupun individu. 

Dalam upayanya memerangi paham radikal dan terorisme tersebut, Polresta Sidoarjo mengajak Kepala Kantor Kemenag Sidoarjo, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk berdiskusi dalam forum Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Pencegahan dan Penanggulangan Paham Radikal dan Terorisme di wilayah Kabupaten Sidoarjo. 

Dalam FGD tersebut, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji dalam sambutannya menyampaikan betapa pentingnya peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan paham radikal. Dirinya menilai bahwa masyarakat adalah tulang punggung utama dalam pencegahan paham radikal dan terorisme. 

Namun yang disesalkan adalah, masyarakat seakan kurang peduli dengan lingkungan yang secara tidak sadar menampakkan indikasi radikalisme maupun terorisme. Hal tersebut justru berpotensi untuk menimbulkan dampak negatif dikalangan masyarakat sendiri.

“Kurangnya perhatian masyarakat terhadap lingkungan sekitar berdampak pada berkembangnya paham yang menyimpang,” terangnya. 

Sementara itu, Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan menekankan pentingnya diskusi ini dalam rangka menyamakan persepsi bahwa terorisme adalah musuh bersama. Dirinya menganggap bahwa terorisme dan radikalisme merupakan sel-sel yang tidur yang suatu saat akan bangkit.

 "Apabila pihak kepolisian, tokoh agama dan tokoh masyarakat sejalan dengan hal ini, diharapkan dapat bersama-sama memerangi aksi terorisme di Indonesia," urainya.

 Kepala Kankemenag Sidoarjo, Amir Sholehuddin meminta kepada narasumber agar menjelaskan bagaimana ciri dan kecenderungan perilaku teroris dan penganut paham radikal. Hal tersebut dirasa penting olehnya, karena dengan begitu, masyarakat bisa dengan mudah mengindikasikan adanya paham menyimpang di lingkungan sekitarnya. 

Dalam hal ini, kedepannya Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo melalui penyuluh yang ada di KUA siap berperan membantu kepolisian dalam upaya pencegahan paham radikal dan terorisme khususnya di wilayah Kabupaten Sidoarjo. mbi

Berita Terbaru

Edy Hadisiswoyo Jadi Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Kekompakan OPD

Edy Hadisiswoyo Jadi Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Kekompakan OPD

Rabu, 28 Okt 2026 13:54 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik kini memiliki Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda). Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik Edy H…

Program Beasiswa Seribu Sarjana 2027, Pemkot Batu Alokasikan Rp15 Miliar

Program Beasiswa Seribu Sarjana 2027, Pemkot Batu Alokasikan Rp15 Miliar

Rabu, 28 Okt 2026 13:42 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu bakal fokus mengoptimalkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui akses pendidikan…

Parade Surabaya Juang 2026, Pemkot Surabaya Bakal Libatkan 2.150 Peserta

Parade Surabaya Juang 2026, Pemkot Surabaya Bakal Libatkan 2.150 Peserta

Rabu, 28 Okt 2026 13:10 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Parade Surabaya Juang 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal melibatkan 2.150 peserta dari berbagai unsur seperti…

Kedapatan Jadi Mandor Proyek di Ngawi, Dua WNA Tiongkok Dideportasi

Kedapatan Jadi Mandor Proyek di Ngawi, Dua WNA Tiongkok Dideportasi

Rabu, 28 Okt 2026 13:08 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua warga negara asing (WNA) asal Tiongkok berinisial JL dan JZ dideportasi setelah kedapatan menjadi mandor proyek pembangunan di K…

Aktif Lindungi Masyarakat Pekerja Bersama BPJS Ketenagakerjaan, BAZNAS Ponorogo Masuk 10 Terbaik Jatim

Aktif Lindungi Masyarakat Pekerja Bersama BPJS Ketenagakerjaan, BAZNAS Ponorogo Masuk 10 Terbaik Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 13:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo masuk dalam 10 BAZNAS kabupaten/kota terbaik di Jawa Timur atas…

Pemkab Magetan Kucurkan Rp3,8 Miliar Antisipasi Banjir saat Musim Hujan

Pemkab Magetan Kucurkan Rp3,8 Miliar Antisipasi Banjir saat Musim Hujan

Rabu, 28 Okt 2026 12:59 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya dalam mengurangi risiko banjir saat musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, mengalokasikan anggaran Rp3,8…