Jembatan Kedungasem Dibangun, Lalu Lintas Dialihkan Selama 7 Bulan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jembatan Kedungasem Probolinggo yang akan diperbaiki. SP/ PBL
Jembatan Kedungasem Probolinggo yang akan diperbaiki. SP/ PBL

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Lalu lintas melewati jembatan Kedungasem di Wonoasih, Kota Probolinggo akan akan ditutup hingga pembangunan selesai. Penutupan tersebut dikarenakan jembatan akan segera dibangun. jembatan akan mulai ditutup pada Senin (29/3/2021).

"Kedungasem itu sudah memasuki tahap konstruksi pemancangan. Sehingga lalu lintas yang sudah berfungsi terbatas saat ini, sudah dilakukan sosialisasi sampai tanggal 28 Maret, karena akan ditutup tanggal 29 Maret," kata Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya, Ahmad Subki, Kamis (25/3/2021).

Selain itu, Subki menambahkan pihaknya menargetkan jembatan ini akan selesai dibangun dalam 7 bulan ke depan. "Target selesai itu tujuh bulan, jadi sekitar akhir Oktober," imbuhnya.

Sementara untuk sosialisasi informasi penutupan jembatan ke masyarakat, Subki menyebut pihaknya menggandeng sejumlah pihak. Mulai dari pihak kepolisian hingga Dinas Perhubungan.

"Sebetulnya sosialisasi ini merupakan hasil koordinasi antar polisi dan dishub. Karena kalau sudah pengaturan lalu lintas itu ranah mereka," pungkas Subki.

Saat Jembatan Kedungasem ditutup, jalur lalu lintas akan dialihkan. Kendaraan yang datang dari timur di Jalur Pantura dan hendak ke Lumajang atau Jember, akan dialikan ke selatan di Pertigaan Sinto, Kecamatan Dringu. Itu khusus kendaraan roda empat bertonase rendah.

Bagi roda empat bertonase tinggi, akan diarahkan ke Jalur Lingkar Utara (JLU). Begitu juga sebaliknya. “Jadi, truk besar harus lewat JLU dulu. Memutar lah sedikit,” ujar KBO Satlantas Polres Probolinggo Kota Ipda M. Rizal, Nyoman. Dsy8

 

 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…