Ikut Berpuasa dan Pakai Mukena, Amanda Manopo Diisukan Mualaf

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Amanda Manopo. SP/ JKT
Amanda Manopo. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Amanda Manopo akhir-akhir ini diisukan pindah agama karena mengaku ikut berpuasa bahkan ikut berbisnis fashion muslim seperti mukena. Amanda Manopo juga kerap berbagi makanan kepada orang-orang setelah berpuasa. Terkadang makanan itu dia masak sendiri.

"Malah mungkin aku cuma ya, masak buat orang yang puasa. Kalau nggak, aku masak buat orang sahur," lanjutnya.

Amanda punya alasan tersendiri mengapa dirinya memberikan makanan. Diakui Amanda, terkadang makanan katering di lokasi syuting sering datang telat.

Di sisi lain, menjalani sikap toleransi beragama, bagi Amanda sangat penting. Dengan dirinya bertoleransi hal itu menjadi simbol sesama manusia.

Amanda Manopo menggunakan mukena. SP/ JKT

Seperti diketahui bintang ikatan cinta tersebut memeluk agama Kristen namun tetap eksis berbisnis fashion muslim seperti mukena di bulan Ramadhan tahun ini.

"Ya kenapa enggak (jualan mukena) saya kan juga manusia, toleransi saja," kata Amanda, Senin (19/4/2021).

Amanda pun mengaku hanya ingin memanusiakan manusia dan tak ingin membeda-bedakan manusia lain dari sisi agama. Sehingga dia pun memilih untuk berjualan mukena.

Meskipun demikian, tak sedikit pula yang beranggapan sang pesinetron berpindah keyakinan atau mualaf. Terkait isu tersebut Amanda pun memilih bungkam.

Sementara itu, mantan kekasih Billy Syahputra itu juga ingin saling menolong dengan umat Muslim. Namun dia tetap berpikir realistis tanpa membedakan keyakinan.

"Nggak kenapa-napa, kan di sini banyaknya umat muslim, saya cuma ingin saling menolong. Dan saya nggak mau membedakan agama. Saya mau realistis aja saya sayang sama semuanya," pungkasnya. Dsy21

 

Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Bekali Keterampilan Mekanik Motor untuk Tekan Pengangguran

Pemkab Sidoarjo Bekali Keterampilan Mekanik Motor untuk Tekan Pengangguran

Rabu, 07 Okt 2026 12:28 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam menekan angka pengangguran serta memenuhi tingginya kebutuhan tenaga kerja industri otomotif lokal, Pemerintah…

Pemkab Madiun Siapkan Sejumlah Opsi Pendidikan bagi Anak Korban KM Virgo

Pemkab Madiun Siapkan Sejumlah Opsi Pendidikan bagi Anak Korban KM Virgo

Rabu, 07 Okt 2026 12:23 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun telah menyiapkan sejumlah opsi dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak keluarga…

Akses Warga Terputus Buntut Karhutla Gunung Butak Belum Padam Sepekan

Akses Warga Terputus Buntut Karhutla Gunung Butak Belum Padam Sepekan

Rabu, 07 Okt 2026 11:39 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menindaklanjuti Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di hutan pinus di Gunung Butak, Kabupaten Ngawi, kini mulai dalam kondisi…

Perkuat Akses Pendidikan, Pemkab Trenggalek Siap Manfaatkan Rumah Inspirasi

Perkuat Akses Pendidikan, Pemkab Trenggalek Siap Manfaatkan Rumah Inspirasi

Rabu, 07 Okt 2026 11:34 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dalam rangka memperkuat akses pendidikan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek bakal memanfaatkan Rumah Inspirasi…

Kejar Penilaian Swasti Saba 2027, Pemkab Ponorogo Benahi Indikator Kesehatan

Kejar Penilaian Swasti Saba 2027, Pemkab Ponorogo Benahi Indikator Kesehatan

Rabu, 07 Okt 2026 11:28 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai persiapan mengejar penghargaan tertinggi Kabupaten/Kota Sehat, Swasti Saba Wistara pada 2027, Pemerintah Kabupaten…

Minim Air, Petani Pacitan Terapkan Sistem Tumpangsari Palawija dan Tembakau

Minim Air, Petani Pacitan Terapkan Sistem Tumpangsari Palawija dan Tembakau

Rabu, 07 Okt 2026 11:17 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Melihat fenomena ketersediaan air minim di lahan sebagai dampak kekeringan, sejumlah petani di Kabupaten Pacitan, menyesuaikan pola…