Selama Bulan Ramadhan, ASN di Ponorogo Dapat Pengurangan Jam Kerja

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo mengikuti apel di halaman Pendopo Agung Ponorogo, Jawa Timur. SP/ PNG
ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo mengikuti apel di halaman Pendopo Agung Ponorogo, Jawa Timur. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, menyesuaikan jam kerja aparatur sipil negara (ASN) dengan total pengurangan lima jam kerja dalam sepekan mengacu pada surat edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) yang kemudian ditindaklanjuti melalui surat edaran Sekretaris Daerah Ponorogo.

"Normalnya jam kerja ASN 37,5 jam per minggu. Selama Ramadhan dikurangi lima jam sehingga menjadi 32,5 jam per minggu," ujar Kepala Bidang Pembinaan, Penilaian Kinerja, dan Kesejahteraan ASN BKPSDM Ponorogo Denik Silvia Kusuma Putri, Rabu (18/02/2026).

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan bagi perangkat daerah dengan lima hari kerja, jam masuk tetap pukul 07.30 WIB, yakni pada Senin hingga Kamis pulang pukul 14.45 WIB, sedangkan Jumat pukul 11.00 WIB. 

Sementara bagi perangkat daerah dengan enam hari kerja, Senin hingga Kamis masuk pukul 07.30 WIB dan pulang pukul 13.30 WIB. Dan pada Jumat ASN pulang pukul 11.00 WIB, dan Sabtu pukul 12.30 WIB.

Menurut Denik, pengurangan jam kerja dilakukan dengan memotong satu jam setiap hari kerja selama Ramadhan. Meski terdapat penyesuaian jam kerja, ia menegaskan pelayanan publik tetap harus berjalan optimal dan tidak boleh mengalami penurunan kualitas.

"Pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa dan tidak boleh terganggu," ujarnya. pn-02/dsy 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…