Beri Semangat, Fadeli Kepalkan Tangan ke Putra Sulungnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ribuan jamaah ikut menyolatkan bupati dua periode H. Fadeli di Masjid Agung Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Ribuan jamaah ikut menyolatkan bupati dua periode H. Fadeli di Masjid Agung Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Seakan memberikan semangat kepada putra dan keluarga besarnya, almarhum H. Fadeli bupati Lamongan dua periode 2010-2021 yang meninggal karena covid-19 tersebut, sebelum meninggal dunia, pada pagi harinya sempat mengepalkan tangan kanannya kepada anak sulungnya ketika menjalani perawatan di ICU Rumah Sakit Husada Utama Surabaya.

Isyarat dengan mengepalkan tangan kanan untuk terus memberikan semangat kepada keluarganya itu, disampaikan putra sulungnya Dedi Noerdiawan, saat mewakili pihak keluarga dalam sambutan pelepasan kepergian almarhum di rumah duka Kelurahan Tlogoanyar Kecamatan/Kabupaten Lamongan pada Sabtu (8/5/2021) sore.

"Tadi pagi (Sabtu red) ayah sempat memberikan isyara' dengan mengepalkan tangan ke saya dari bilik kaca ruang ICU, seakan memberikan motivasi untuk tetap semangat dan tidak putus asa dalam menjalani kehidupan ini," kata Dedi disampaikan kepada ribuan pentakziah yang datang untuk melepas kepergian almarhum.

Namun, Allah berkehendak lain, sang pemimpin, pengayom dan sebagai teladan untuk masyarakat dan keluarga, serta tidak pernah takut dan menyerah ini, dipanggil menghadap Allah untuk selama-lamanya Sabtu sekitar 11.25 WIB di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya. 

"Innalillahi wa innailaihi rojiun, telah meninggal dunia ayah saya tadi (Sabtu siang red) dalam keadaan sakit, kalau ada salah mohon dimaafkan, kalau ada tanggungan bisa langsung berhubungan dengan keluarga," kata Dedi dengan suara lirih seakan tidak percaya ayah tercintanya dipanggil sang maha kuasa.

Diceritakan olehnya, sebenarnya pada 25 April 2021 atau tepatnya puasa dapat 12 hari, ia mengantarkan ibu nya Makhdumah Fadeli ke rumah sakit bersama-sama, karena ada gangguan dalam pernafasan. "Awalnya kami antarkan ibu saya, karena ada gangguan pernafasan," terangnya.

Namun dalam proses ayahnya juga akhirnya jatuh sakit juga dan pada Selasa bupati dua periode dengan segudang prestasi ini masuk di ruang ICU. "Ayah dirawat selama dua Minggu, dan pada malam 27 Ramadhan ayah meninggalkan kita semua, setelah jantungnya berhenti dan pasokan oksigen mulai terbatas," jelasnya.

Saat ini kata Dedi, ibunya bersama adiknya menjalani isolasi dan kondisi kesehatannya semakin membaik, setelah sama-sama alami sakit covid-19. "Mohon doanya agar ibu dan adik saya bisa segera sembuh dan bisa kembali beraktifitas seperti biasa," pintanya.

Bupati Yuhronur Efendi dalam kesempatan pelepasan jenazah almarhum merasa kehilangan atas kepergian almarhum, karena almarhum adalah tauladan, dan dedikasinya untuk pengabdian Lamongan luar biasa.

"Atas nama pemerintah Kabupaten dan masyarakat Lamongan, kami sangat kehilangan dengan sosok beliau yang berdedikasi, teladan etos kerja, dan pengabdian selama ini, semoga semuanya itu menjadi ladang amal, dan bapak Husnul Khotimah," ucap bupati yang biasa dipanggil pak Yes ini dengan kata terbata-bata.

Usai pelepasan, almarhum disholatkan, ribuan jamaah yang ikut menyolatkan orang nomor satu di Lamongan sejak 2010-2021 ini di Masjid Agung Lamongan, dalam keadaan keranda di dalam mobil Jenazah.

Almarhum dimakamkan di Pemakaman Islam Pagerwojo Lamongan, yang dihadiri ribuan orang, hadir juga Bupati Yuhronur Efendi bersama Wabup, dan anggota Forkopimda, tampak juga hadir Masfuk bupati periode 2000-2010, dan juga para pejabat Kabupaten Lamongan. jir

Berita Terbaru

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…

Perkuat Efisiensi Distribusi di Bangkalan, PLN UID Jatim Tingkatkan Kualitas Layanan Lewat Pilot Project OMP

Perkuat Efisiensi Distribusi di Bangkalan, PLN UID Jatim Tingkatkan Kualitas Layanan Lewat Pilot Project OMP

Selasa, 22 Sep 2026 17:18 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus memperkuat efisiensi distribusi dan meningkatkan kualitas layanan m…

Percepat Penyelesaian Aset Secara Efektif dan Berbasis Tata Kelola, Bank Jatim Dorong Akselerasi Lelang 2026

Percepat Penyelesaian Aset Secara Efektif dan Berbasis Tata Kelola, Bank Jatim Dorong Akselerasi Lelang 2026

Selasa, 22 Sep 2026 17:11 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat sinergi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan…

Knauf Perkuat Akses Edukasi Konstruksi di Jatim dan Indonesia Timur Lewat Experience Centre Surabaya

Knauf Perkuat Akses Edukasi Konstruksi di Jatim dan Indonesia Timur Lewat Experience Centre Surabaya

Selasa, 22 Sep 2026 17:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT Knauf Plasterboard Indonesia (Knauf Indonesia) memperluas akses edukasi konstruksi ke Indonesia Timur melalui pembukaan Knauf E…

Pemkab Tulungagung Perkuat Indeks Pemerintah Digital untuk Tingkatkan Layanan Masyarakat

Pemkab Tulungagung Perkuat Indeks Pemerintah Digital untuk Tingkatkan Layanan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 14:47 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung terus memperkuat tata kelola pemerintahan digital sebagai bagian dari upaya…

Minim Bantuan Pemerintah, Ayah Miskin Di Ponorogo Kehilangan Nyawa Anak, Gadai KTP Untuk Biaya RS

Minim Bantuan Pemerintah, Ayah Miskin Di Ponorogo Kehilangan Nyawa Anak, Gadai KTP Untuk Biaya RS

Selasa, 22 Sep 2026 14:45 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 14:45 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo— Kisah pilu dialami Agung Setiawan seorang pengumpul rosok warga Dukuh Tempuran, Desa Gandu Kepuh, Ponorogo. Ia kehilangan putranya, R…