Jelang Lebaran, Beras BPNT untuk Kecamatan Plumpang Didistribusikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemeriksaan beras komoditi BPNT secara bersama di Pendopo Kecamatan Plumpang.
Pemeriksaan beras komoditi BPNT secara bersama di Pendopo Kecamatan Plumpang.

i

SURABAYAPAGI, Tuban- Menjelang H-3 hari Raya Idul Fitri 1442 H, droping komoditi beras untuk program pemerintah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Tuban, dilakukan secara serentak.

Termasuk di Kecamatan Plumpang, sebanyak 82,5 ton beras berkualitas premium, yang dikemas dengan berat 15 Kilogram untuk tiap sak, dikirim oleh supplier kepada 24 agen yang tersebar di 18 desa, Senin, (10/05/2021).

Dari pantauan, penyaluran beras Bansos bulanan di pendopo Kecamatan Plumpang, tampak terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan mutunya oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan & Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tuban, Forkopimka, pendamping TKSK serta ketua paguyuban agen kecamatan setempat.

Pengawasan berlapis tersebut, bahkan hingga ke tingkat KPM, nyaris tak pernah ketinggalan dilakukan oleh pihak terkait. Sehingga, dalam distribusinya, beras yang disalurkan benar- benar terjaga mutunya, sesuai regulasi yang ada, seperti beras BPNT kali ini, dimana telah dinyatakan layak setelah dilakukan pemeriksaan kualitas secara bersama.

"Beras kali ini bagus, kualitasnya sesuai dengan ketentuan. Saya minta pada Supplier untuk konsisten menjaga mutu," terang Santoso usai melakukan pengecekan mutu beras. Santoso, yang mewakili Dinsos P3A Kabupaten Tuban, di lokasi saat cek kelayakan beras mengatakan, droping komoditi beras ini memang sengaja dilakukan sebelum hari raya ummat muslim.

Di samping merupakan tindak lanjut dari intruksi Mensos, salah satu tujuanya, yakni agar dapat dimanfaatkan oleh sebanyak 5500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se Kecamatan Plumpang dalam memenuhi keperluan lebaran. Seperti tradisi membuat ketupat, atau di masak untuk di konsumsi bersama keluarga.

"Salah satu harapanya tentu agar turut membantu KPM dalam memenuhi kebutuhan lebaran, seperti bikin ketupat dan lainya," terang Santoso. Hal lain yang disampaikan oleh Santoso, terkait himbauan agar komoditi BPNT selain beras (Telur, Tahu dan Tempe) yang notabene berdaya tahan singkat/ mudah rusak, tidak disediakan atau diserahkan pada KPM terlebih dahulu oleh Agen.

Alasanya, sebab hingga hari ini, belum ada satupun Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik KPM se- Kabupaten Tuban yang sudah ter- Injek (terisi saldo, red) dari Kemensos.

"Komoditi selain beras itu kan mudah rusak, takutnya kalau KKS belum terinjek, nanti Agen rugi karem belum bisa di distribusi," lanjutnya. Masih di tempat yang sama, Ahmad Aris, pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSk) Plumpang menambahkan, jumlah KPM yang mendapat Bansos masih sama seperti bulan lalu.

Yakni sebanyak 5500 KPM. Banyaknya KPM tersebut, dalam penerimaan Bansos, dilayani oleh 24 Agen BPNT di 18 desa. Sehingga, seperti yang sudah dilakukan, Aris selalu mewanti- wanti kepada KPM agar tidak segan melakukan penukaran, ketika ada komoditi, utamanya beras yang diterima kurang layak.

"Kami terus menekankan, agar KPM atau Agen tak sungkan komplain jika ada barang kiriman dari Supplier tidak sesuai ketentuan," ungkapnya. 

Sementara itu, Sugeng selaku ketua paguyuban agen Kecamatan Plumpang menegaskan, pengecekan komoditi BPNT juga dilakukan ditingkat Agen, sebelum barang diterima oleh KPM di setiap desa. Pihak Agen juga diharuskan menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) dan melakukan pengecekan beras sebelum didistribukan ke KPM.

"Di tingkat agen juga dilakukan pengecekan lagi, sehingga bisa dipastikan KPM mendapatkan komoditi yang sesuai," pungkasnya.her

Berita Terbaru

Febrie Adriansyah akan Praperadilan, Kejagung dan Kortas Tipikor Polri, Siap Hadapi

Febrie Adriansyah akan Praperadilan, Kejagung dan Kortas Tipikor Polri, Siap Hadapi

Rabu, 05 Agu 2026 05:10 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 05:10 WIB

SURABAYAPAGI.com - Eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah akan mengajukan dua gugatan praperadilan. Polri dan Kejagung menyatakan siap menghadapi gugatan…

Purbaya Dituding Menteri Paling Kurang Beruntung di Dunia

Purbaya Dituding Menteri Paling Kurang Beruntung di Dunia

Rabu, 05 Agu 2026 05:07 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 05:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bercerita saat dirinya mendatangi forum internasional, seperti Bank Dunia (World Bank) dan…

PULAU JAWA MASUK ZONA MERAH KEKERINGAN RABU WAGE

PULAU JAWA MASUK ZONA MERAH KEKERINGAN RABU WAGE

Rabu, 05 Agu 2026 05:05 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 05:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Untuk periode Dasar I Agustus (1-10 Agustus 2026. berbagai wilayah di pulau Jawa masuk zona merah atau dalam kategori awas SEBAGIAN wilayah…

Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Mantan Ketua Dewan Mangkir 

Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Mantan Ketua Dewan Mangkir 

Selasa, 04 Agu 2026 21:24 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 21:24 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Penyidikan kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo…

IDI Jember Sebut Telemedicine Homecare Mampu Memangkas Jarak dan Membantu Ke Keputusan Awal Pemeriksaan

IDI Jember Sebut Telemedicine Homecare Mampu Memangkas Jarak dan Membantu Ke Keputusan Awal Pemeriksaan

Selasa, 04 Agu 2026 20:33 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jember memberikan tanggapan terkait implementasi program pelayanan Homecare bagi masyarakat. O…

Jatim Desak Pemerintah Berikan Trauma Healing bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Jatim Desak Pemerintah Berikan Trauma Healing bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Selasa, 04 Agu 2026 20:32 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta pemerintah pusat dan Pemprov Jatim memberikan layanan trauma healing sebagai bagian p…