Jalani Berbagai Usaha Kuliner Hingga Raup Ratusan Juta Berbisnis Bakso

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wahid Basir Krismanto pengusaha Bakso Cak To. SP/ JKT
Wahid Basir Krismanto pengusaha Bakso Cak To. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Wahid Basir Krismanto yang hanya lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) mampu meraup omzet ratusan juta rupiah per bulan dari berjualan bakso. Ia harus berjuang keras dan jatuh bangun hingga akhirnya menciptakan kedai bakso bernama Bakso Kuto Cak To.

Wahid Basir Krismanto yang kerap disapa Cak To ini Sebelum berjualan bakso, ia pun berjualan tempe penyet, warung kopi emperan hingga kaos dia lakoni. Namun, kesuksesan belum berpihak padanya.

Hingga akhirnya tercetuslah ide untuk membuat bisnis bakso dan kedai kopi. Bakso yang ia buat perpaduan antara bakso Solo dan Malang. Alhasil, bakso ini berbeda dari bakso yang sudah ada.

Cak To pun memulai bisnis bakso tersebut berawal dari belajar secara otodidak sejak SMP. Di kedainya tersebut, tak hanya menawarkan bakso, Cak To juga menyediakan mie pangsit ayam jamur, penyetan, tahu bakso, bakwan sapi penyet, iga sapi penyet, ayam geprek penyet, bebek ungkep Suroboyo dan masih banyak lagi.

Untuk bakso ada berbagai macam varian seperti siomay, gorengan, bakso mercon, granat, super kasar, puyuh, ikan, beef, udang, dan lain-lain. Harganya pun cukup terjangkau Rp 2.500 per potong.

Sementara makanan lainnya dibanderol di kisaran Rp 15.000-Rp 28.000 per porsi dan minuman mulai Rp 3.000-Rp 10.000.

"Omzet (satu gerai) bisa Rp 7-8 juta per hari, tergantung ya. Sebulan kira-kira Rp 280 juta. Kita buka setiap hari dari jam 10 pagi-11 malam kalau weekend. Hari biasa jam 10 pagi sampai 10 malam," terang dia, Senin (17/5/2021).

Cak To mengaku sudah ada sedikitnya 15 mitra dengan konsep business opportunity (BO) yang telah bergabung mulai dari Batam, Medan, Kendari, Kertosono, Madiun, Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Malang, dan lain-lain.

Bagi Cak To, kunci sukses berbisnis adalah pantang menyerah, punya kreativitas, semangat, dan ulet.

"Saya jatuh bangun lagi, jatuh bangun lagi. Jangan pantang menyerah, jangan patah semangat, kita habiskan jatah gagal kita, jangan berputus asa. Saya modal awal Rp 12 jutaan sekarang omzet sudah bisa ratusan juta. Yang penting kreativitas, semangat, ulet," cetusnya.

Untuk bisa bermitra dengan Cak To ini, seseorang bisa merogoh kocek sekitar Rp 150 juta untuk kedai berukuran 2,5x2,5 meter persegi. "Itu paling kecil. Ya kayak di food court gitu. Ini sudah keseluruhan termasuk ada royalti 3,5�ri penjualan," katanya.

Sementara untuk kedai berukuran besar seperti restoran, investasi awal mencapai Rp 300 juta dengan royalti 5% per bulan dari penjualan dan dibayar di bulan ketujuh. Dsy3

Berita Terbaru

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Antisipasi banjir dilakukan Pemkab Sidoarjo sejak dini menjelang musim hujan. Untuk itu, Wakil Bupati Mimik Idayana memastikan p…

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Produk samping industri yang selama ini membutuhkan ruang penyimpanan dan pengelolaan justru berhasil disulap PT Petrokimia Gresik m…

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun memberikan perhatian terhadap rencana perubahan ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 6 T…

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menggenjot pelaksanaan sejumlah pekerjaan fisik di tengah waktu pelaksanaan anggaran 2026 …

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak …

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Pembina Olahraga Perorangan B…