Berbisnis Kopi Kekinian Hingga Miliki 230 Outlet di Seluruh Indonesia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Varian rasa Kopi Soe. SP/ SBY
Varian rasa Kopi Soe. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berbagai bisnis kopi di Indonesia kali ini memang tengah menjamur dengan berbagai inovasi dan racikan khasnya masing-masing. Hal tersebut akhirnya membuat berbagai bisnis makin banyak yang meminati. Salah satunya adalah Kopi Soe.

Kopi Soe ternyata berawal dari perjalanan Sylvia Surya dan suami yang mendirikan bisnis tersebut dari usaha sampingan. Mereka memutuskan untuk membangun bisnis kopi kekinian tersebut yang dijadikan sebagai bisnis sampingannya. Modal untuk membangun bisnis tersebut justru dari tabungan menikahnya, Kamis (20/5/2021).

Salah satu yang paling menjadi favorit adalah kopi susu rum regalnya yang menjadi ciri khas dan identitas Kopi Soe. Banyak orang tahu Kopi Soe karena kopi rum regal tersebut. Dituturkannya, ternyata menu andalan tersebut berasal dari produk gagal yang kemudian menjadi inovasi tersendiri.

Mereka pula menamakan bisnisnya dengan nama Kopi Soe juga memiliki arti tersendiri. Kopi Soe, Soe (dibaca Su) dalam bahasa Jawa Kuno berarti besar atau bagus. Filosofinya, diharapkan Kopi Soe akan menjadi bisnis yang semakin berkembang dan bagus. Penamaan tersebut ternyata memberikan berkah tersendiri. Tak disangka pelanggan Kopi Soe semakin meningkat dan laris manis.

Bermula dari satu outlet franchise dengan sistem yang masih dikembangkan, ia dan suami optimis Kopi Soe akan terus berkembang dan dirinya akan terus belajar dalam mengembangkan bisnis tersebut. Lambat laun, kemitraan terus bertambah yang mayoritas berasal dari pelanggan Kopi Soe yang menyukai produknya.

Dalam mengembangkan bisnis, diakui Sylvia memang tak mudah terutama pandemi Covid-19 yang membuat banyak sekali perubahan terutama pada SOP dan rencana yang telah disiapkan. Sejak pandemi, Sylvia dan suami harus terpaksa merubah berbagai rencana bisnis yang telah dirancang awal tahun dan tentu saja menyesuaikan dengan segala kondisi saat ini.

Tak hanya itu mereka pun mulai fokus pada digitalisasi bisnis karena menyesuaikan pandemi saat ini. Begitu pula hambatan lain yang dirasakan terutama berbisnis dengan pasangan yang tentu saja tak mudah. Mulai dari sulitnya membagi waktu antara keluarga dan bisnis, hingga berbagai perdebatan mengenai bisnis.

Hingga kemudian ia dan suami mulai mencoba membuka Kopi Soe yang berasal dari racikannya sendiri. Kopi Soe akhirnya mulai berkembang pesat hingga pada tahun 2020, telah memiliki 230 outlet di seluruh Indonesia.

Saat ini, Kopi Soe masih terus membuka sistem franchise bisnisnya dan mulai berekspansi ke berbagai kota di Indonesia salah satunya Aceh dan Ambon. Tak hanya itu, kedepannya Kopi Soe berencana untuk berkolaborasi dengan UMKM untuk mengembangkan bisnisnya. Dsy14

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…