Puluhan Nasabah kembali Datangi Kantor AJB Bumiputera

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para nasabah memasang stiker protes agar dana klaim polis segera dicairkan.
Para nasabah memasang stiker protes agar dana klaim polis segera dicairkan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Kantor cabang asuransi jiwa Bumiputera Probolinggo kembali didatangi puluhan nasabah menanyakan klaim asuransi yang tak kunjung cair.

Mereka langsung masuk ke kantor dan menempelkan stiker berisi protes, Jumat (4/6/2021).

Mereka juga memaksa kepala cabang AJB Bumi Putera Probolinggo Kuri Junaidi, untuk menandatangani surat pernyataan tidak mencopot stiker. Namun ditolak.

"Sudah kesekian kali, para nasabah AJB Bumiputera Probolinggo, datangi kantor cabang, bahkan pernah para nasabah datangi kantor perwakilan AJB Bumiputera di Malang, namun tidak kunjung ada tanda-tanda pencairan klaim polis," kata salah satu nasabah Bumiputera, Nurul Aini (45), saat dikonfirmasi.

Merasa jengkel karena tak kunjung cair, jelas dia, dirinya bersama nasabah lain memasang stiker protes agar dana klaim polis segera dicairkan.

"Asuransi pendidikan sangat dibutuhkan untuk kelanjutan pendidikan anak," ujar salah satu nasabah AJB Bumiputera, Nurul Aini (45), saat dikonfirmasi.

Total ada 20 orang nasabah yang masuk kelompoknya yang ikut protes karena polis asuransinya tak kunjung cair. Mereka mengaku mengalami kerugian beragam mulai dari Rp 5 juta - Rp 60 juta.

Para nasabah akan mengancam melakukan aksi demo, dan setiap hari akan dipantau stiker protes agar klaim polis segera dicairkan.

"Jika stiker nanti dicopot pegawai Bumiputera yang dinas di Kota Probolinggo, kami akan melakukan demo dan protes serupa di kantor cabang Probolinggo. Tujuannya agar uangnya dicairkan, karena dana tersebut sangat dibutuhkan kami," jelas Nurul.

Sementara Kuri Junaidi, Kepala Cabang Bumiputera enggan berkomentar terkait masalah ini. Dirinya mengatakan untuk komentar dan statmen harus ada izin terlebih dulu ke pusat.

"Kami akan memberikan statement ke awak media asalkan sudah dapat izin dari pihak pusat, terkait masalah klaim polis nasabah. Dan nasabah sudah kami temui dengan baik," tegas Junaidi, saat dikonfirmasi di kantornya.

Hingga kini, total ada 300 nasabah baik di Kota/Kabupaten Probolinggo, yang belum dibayarkan klaim asuransinya. Layanan yang diberikan beragam mulai asuransi jiwa maupun asuransi pendidikan.

 

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…