TPS Konsep 3R di Surabaya Masih Sedikit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti mengaku sempat meninjau sejumlah TPS di Surabaya pada Jumat (4/6) ke Super Depo TPS Sutorejo dan Pusat Daur Ulang (PDU) Jambangan. SP/PEMKOT SURABAYA
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti mengaku sempat meninjau sejumlah TPS di Surabaya pada Jumat (4/6) ke Super Depo TPS Sutorejo dan Pusat Daur Ulang (PDU) Jambangan. SP/PEMKOT SURABAYA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pengelolaan sampah di Kota Surabaya merupakan salah satu aspek yang  patut diperhatikan pemerintah kota (pemkot). Apalagi Surabaya kota yang padat penduduk dan menghasilkan sampah yang banyak pula. Untuk itu, salah satu upayanya memakai cara modern melalui tempat pembuangan sementara (TPS ) berkonsep 3R (reduce, reuse, recylce). Namun sampai sekarang sedikitnya 9 dari 187 TPS yang menerapkan konsep 3R dalam pengelolaan sampah.

“Pemkot sudah melakukan upaya pengelolaan sampah secara modern yaitu melalui TPS 3R. Sehingga sampah yang masuk kemudian diolah dan menghasilkan produk daur ulang, kompos, dan residu. Adanya TPS 3R ini mampu mereduksi hingga 60% sampah yang masuk "," kata Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti ,kemarin.

Adapun sembilan TPS 3R itu terletak di Karang Pilang, Kedung Cowek, Sutorejo, Tenggilis, Gunung Anyar, Waru Gunung, Jambangan, Bratang, dan Osowilangon.

Reni mengaku sempat meninjau sejumlah TPS di Surabaya pada Jumat (4/6). Lokasi yang dituju adalah Super Depo TPS Sutorejo dan Pusat Daur Ulang (PDU) Jambangan. Kedatangan pimpinan dewan ini sekaligus memastikan kondisi terkini pengelolaan sampah di Kota Surabaya.

Menurut dia, dengan TPS konsep 3R, Sampah yang masuk kemudian diolah dan menghasilkan produk daur ulang, kompos dan residu. TPS 3R mampu mereduksi hingga 60 persen sampah yang masuk. "Surabaya punya banyak prestasi di bidang lingkungan dan banyak daerah lain yang kemudian belajar," ujarnya.

Reni berharap ada inovasi baru pengelolaan sampah atas berbagai penghargaan Surabaya di bidang lingkungan yang telah dimotori oleh wali kota periode lalu Tri Rismaharini.

TPS Sutorejo menjadi pengelolaan sampah dengan konsep 3R yang diresmikan Menteri Lingkungan Hidup dan digagas oleh wali kota hasil kerja sama dengan Pemkot Kitakyushu, Jepang pada 2013.

Ia mengatakan belum semua TPS berkonsep 3R karena kendala lahan, sampah dapat dipilah sejak dari rumah, armada angkut sampah ke TPS per harinya juga tidak bercampur antara sampah organik dan anorganik. "Ke depan pemkot perlu memperkuat pengelolaan sampah mulai dari hulu yaitu rumah tangga," katanya.

Tentunya, kata dia, hal itu perlu kebijakan dalam bentuk perwaturan wali kota (perwali) agar dinas terkait bisa merealisasikan. "Perdanya sudah ada yaitu Perda 1 Tahun 2019 tentang pengelolaan sampah dan kebersihan," katanya.

Semakin sedikit residu sampah yang masuk di TPA Benowo, lanjut dia, maka biaya untuk pengelolaan sampah semakin berkurang dan dana bisa dipergunakan untuk program pemberdayaan masyarakat di bidang lingkungan.

"Tentu dibutuhkan pilot project. Saya mendorong Pemkot Surabaya agar ada kampung percontohan. Misalkan pemenang kampung Surabaya Smart City bisa dijadikan penerapan pemilahan sampah dari rumah," katanya.

Selain banyaknya bank sampah yang sudah ada di Surabaya, adanya kampung percontohan ini akan memperkuat kinerja pengelolaan sampah di Surabaya utamanya warga Surabaya terlibat aktif menjadikan kotanya maju dan ramah lingkungan, demikian Reni Astuti.nt/cr2/na

Berita Terbaru

Viral Pengantin Gen Z di Bondowoso, Pilih Koper Buat Wadah Seserahan Nikah

Viral Pengantin Gen Z di Bondowoso, Pilih Koper Buat Wadah Seserahan Nikah

Senin, 28 Sep 2026 12:27 WIB

Senin, 28 Sep 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini ada momen unik hingga viral di media sosial (medsos), sepasang pengantin Gen Z di Kabupaten Bondowoso yang…

11 Hektare Situs Ijen Geopark Black Lava Plalangan Bondowoso Hangus Terbakar

11 Hektare Situs Ijen Geopark Black Lava Plalangan Bondowoso Hangus Terbakar

Senin, 28 Sep 2026 12:16 WIB

Senin, 28 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Fenomena Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi, kali ini api melahap kawasan wisata Black Lava Plalangan, Desa…

Portal Jembatan Koncer Bondowoso Dipasang Lagi, Truk Besar Tak Boleh Lewat

Portal Jembatan Koncer Bondowoso Dipasang Lagi, Truk Besar Tak Boleh Lewat

Senin, 28 Sep 2026 12:15 WIB

Senin, 28 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Menindaklanjuti setelah badan jalan jembatan kembali mengalami kerusakan, kini Petugas gabungan juga bakal memasang kembali…

Bernilai Historis Kuat, Naskah Kuno Babad Besuki Situbondo Masuk IKON 2026

Bernilai Historis Kuat, Naskah Kuno Babad Besuki Situbondo Masuk IKON 2026

Senin, 28 Sep 2026 11:41 WIB

Senin, 28 Sep 2026 11:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) menetapkan naskah kuno Babad Besuki sebagai Ingatan Kolektif Nasional…

Biaya Produksi Naik, Petani Bojonegoro Keluhkan Harga Tembakau Justru Anjlok 

Biaya Produksi Naik, Petani Bojonegoro Keluhkan Harga Tembakau Justru Anjlok 

Senin, 28 Sep 2026 11:33 WIB

Senin, 28 Sep 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sejak beberapa pekan ini, sejumlah petani di Kabupaten Bojonegoro mengeluhkan harga tembakau mengalami penurunan yang dinilai…

Inovasi Petrokimia Gresik Tembus Forum PBB, Bawa Isu Petani dan Talenta Hijau ke New York

Inovasi Petrokimia Gresik Tembus Forum PBB, Bawa Isu Petani dan Talenta Hijau ke New York

Senin, 28 Sep 2026 11:00 WIB

Senin, 28 Sep 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Inovasi industri yang dikembangkan untuk menjawab persoalan petani membawa &nama PT Petrokimia Gresik ke panggung internasional. P…