Lulusan SMK di Jatim Didorong Mampu Desain Rumah Tahan Gempa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Khofifah meninjau Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika milik Kemendikbud RI di Malang. SP/ Kominfo Jatim
Gubernur Khofifah meninjau Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika milik Kemendikbud RI di Malang. SP/ Kominfo Jatim

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sebagai peningkatan dari pendidikan vokasi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim  mendorong lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki kemampuan mendesain dan mengkontruksi rumah tahan gempa.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, sudah terkonfirmasi seluruh wilayah Selatan Jawa  potensial kemungkinan terjadinya gempa, maupun Tsunami. Karena berada di wilayah Ring of Fire.

"Nah bangunan-bangunan tahan gempa ini kan harus tersosialisasikan, harus terkomunikasikan, dan harus tersuport oleh SDM yang cukup," imbuhnya.

Khofifah mendorong bagaimana kemudian menyiapkan para lulusan SMK, yang sudah siap untuk membantu menyiapkan konstruksi rumah sederhana tahan gempa.

"Kalau SMK ini masih harus ditingkatkan, komunikasi saya dengan Tim ITS, paling tidak dua tahun, kalau setahuku nggak cukup, berarti setingkat D2," tuturnya.

Jadi, lanjut Khofifah, lulusan SMK nanti akan punya dua ijazah, yaitu ijazah SMK dan ijazah D2. Dengan begitu, lulusan SMK sudah memiliki sertifikat dari dimana siswa tersebut melakukan pendalaman skill yang dibutuhkan untuk penyiapan rumah rumah tahan gempa.

"Di dalamnya termasuk adalah rumah sederhana yang tahan gempa. Kita harus punya tenaga yang cukup banyak, mereka expert, tapi yang sesuai dengan kemampuan masyarakat," lanjutnya

 

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…