14 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Atap 3 Ruang SD di Ponorogo Ambruk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengecek salah satu ruang di SDN 1 Babatan yang ambruk pada Minggu (20/6).
Petugas saat mengecek salah satu ruang di SDN 1 Babatan yang ambruk pada Minggu (20/6).

i

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo - Usai diguyur hujan pada Minggu (20/6), 3 ruang SDN 1 Babadan di Desa/kecamatan Babadan Ponorogo ambruk.

“Sore maghrib itu hujan malam hari dari tetangga sekolah melaporkan kepada saya kalau ada dinding bagian atas jatuh,” ujar Kepala SDN 1 Babadan Utami saat dikonfirmasi, Senin (21/6).

Beruntung kejadian terjadi saat tidak ada aktivitas di sekolah sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka. Selain itu, selama pandemi covid-19, ruang kelas yang ambruk tidak dipakai. Untuk ruang kelas dan kepala sekolah sekali waktu dipakai.

“Tapi detik-detik terakhir kami kosongkan, lemari dan sebagainya. Tetapi meja kursi tamu, meja guru dan komputer belum, karena rencana itu waktu liburan ini saya pindah,” ujarnya.

Langkah selanjutnya, Utami mengaku akan melakukan laporan ke Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo. Tujuannya untuk segera mendapatkan rehap.  “Jadi kami laporkan dulu. Semoga ada tindak lanjut, ” tambah Utami sambil menyebutkan satu sekolah ada 60 siswa. 

Ia menambahkan, tiga atap ruang yang ambruk telah lama disangga dengan bambu. “Sudah 2018 awal atau 3 tahun lalu ketiga ruangan terdiri dari ruang kelas 3, kepala sekolah dan guru disangga bambu,” pungkasnya.

Ia menyebutkan, perbaikan terakhir SDN 1 Babadan dikerjakan pada Tahun 2007. Namun untuk 3 ruang yang atapnya ambruk itu, perbaikannya belum tersentuh.

"Jadi sudah 14 tahun tidak tersentuh perbaikan. Kemudian disangga bambu selama 3 tahun terakhir," terang Utami.

Pihak sekolah sejak Tahun 2019 telah mengajukan untuk perbaikan. Saat itu plafon telah rusak, dindingnya retak dan airnya merembes jika hujan.

"Pengajuan cepat sekali. 2019 pengajuan, tapi realisasi 2021 ini. Sudah mau terealisasi, SK dan juknis sudah keluar tetapi menunggu lelang," lanjutnya.

Kabid SD Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, Imam Muslihin mengaku telah mendapatkan laporan dari pihak sekolah.

"Baru laporan lisan dan belum tertulis. Ini nanti laporan tertulisnya baru masuk," kata dia.

Pihaknya akan melakukan langkah awal untuk mengamankan barang yang ada di bawah atap.

"Barang yang ada di bawah akan dibawa ke tempat yang lebih aman biar tidak kehujanan," pungkasnya.

Sementara terkait pembelajaran PTM jika memang harus dilakukan, langkah yang dilakukan pihak sekolah akan menggabungkan kelas.

“Bisa jadi kami sekat kelasnya. Ya kalau memang jarus PTM ya,” pungkasnya.

 

Berita Terbaru

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…