RPJMD Gresik 2021-2026 Akan Hapus Ketimpangan Wilayah Pembangunan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Gus Yani saat membuka Musrenbang RPJMD 2021-2026 di kantornya, Rabu (23/6). SP
Bupati Gus Yani saat membuka Musrenbang RPJMD 2021-2026 di kantornya, Rabu (23/6). SP

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan akan menghapus ketimpangan wilayah, mendorong pemerataan pembangunan dari relung perkotaan hingga pelosok pedesaan.

Hal itu disampaikan Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik saat membuka Musrenbang RPJMD 2021-2026, bertempat di Ruang Puteri Cempo Kantor Bupati, Rabu (23/6/2021).

Mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19 maka pada pembukaan Musrenbang kali ini hanya diikuti oleh 17 orang peserta undangan yang ada dalam ruangan. Sedangkan peserta lainnya sebanyak 245 orang mengikuti Kegiatan Musrenbang melalui daring. Peserta yang hadir yaitu Bupati, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir, Sekda Abimanyu Poncoatmojo, Ketua Bappeda serta beberapa kepala OPD Pemkab Gresik.

Sedangkan peserta yang ikut daring yaitu Wakil Bupati Gresik, Anggota Forkopimda Gresik, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur, Kepala Bakorwil II Bojonegoro, para Kepala Bappeda dari Kabupaten Lamongan, Sidoarjo, Mojokerto, Kota Surabaya dan Kota Mojokerto.

Peserta Undangan lain via daring yaitu Ketua TP PKK dan Ketua GOW Gresik, para Kepala OPD se Kabupaten Gresik dan Pelaku Usaha, NGO, Pers, Komunitas serta beberapa pemangku kepentingan di Kabupaten Gresik.

Pada Musrenbang yang menurut Bupati sebagai forum rembuk akur kali ini diharapkan mampu memberikan masukan kritis berdasarkan permasalahan nyata pembangunan Gresik.

“Pada tahapan ini, kita tetap harus melangkah bersama untuk pembangunan Gresik seutuhnya. Bersama kita menghapuskan ketimpangan wilayah, mendorong pemerataan pembangunan dari relung perkotaan hingga pelosok pedesaan, serta mari berbenah untuk mengatasi permasalahan yang nyata," pinta Gus Yani dalam sambutannya.

Berlandaskan pada Visi Bupati yaitu ‘Mewujudkan Gresik Baru yang Mandiri, Sejahtera, Berdaya Saing dan Berkemajuan Berlandaskan Akhlakul Karimah’ serta mempertimbangkan permasalahan dan isu strategis pembangunan berskala global, regional, dan nasional, hasil telaah terhadap dokumen RPJPD Kabupaten Gresik 2005-2025, RPJMN tahun 2020-2024; RPJMD Provinsi Jawa Timur 2019-2024.

Bupati merumuskan Rancangan Indikator Kinerja Utama yaitu Indeks Reformasi Birokrasi dari 69,4 ditargetkan sebesar 88,6 pada akhir periode RPJMD; Indeks Inovasi Daerah 3,549 ditargetkan sebesar 5,200 pada akhir periode RPJMD; Indeks Daya Saing Daerah dari 2,68 ditargetkan sebesar 3.72 pada akhir periode RPJMD; Indeks Kualitas Lingkungan Hidup dari 74,25 ditargetkan sebesar 81,22 pada akhir periode RPJMD;

Indeks Pembangunan Gender dari 90,03 ditargetkan sebesar 93,64 pada akhir periode RPJMD; Pertumbuhan Ekonomi dari -3,68% ditargetkan tumbuh mencapai 5,5% pada akhir periode RPJMD; Indeks Williamson diharapkan mampu mengurangi ketimpangan hingga mencapai nilai 87 pada akhir periode RPJMD; Indeks Pembangunan Manusia dari 76,1  ditargetkan sebesar 81,12 pada akhir periode RPJMD; Indeks Kesalehan Sosial ditargetkan mencapai angka 74 pada akhir periode RPJMD; Menurunkan Tingkat Pengangguran terbuka dari 8,21% ditargetkan menurun menjadi 5,54% pada akhir periode RPJMD; Menurunkan Tingkat Kemiskinan dari 12,4% ditargetkan menurun hingga menjadi satu digit yati pada kisaran 9,15-8,50%

Gagasan inklusif ini  akan kita tuangkan dalam penyempurnaan Rancangan RPJMD Tahun 2021-2026 yang selanjutnya akan dibahas dalam tahapan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah bersama  DPRD Kabupaten Gresik.

Dalam keterangannya melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol, Kepala Bappeda Gresik Hermanto Sianturi mengatakan bahwa RPJMD ini menjabarkan visi misi Bupati Gresik dan melaksanakan kegiatan terkait isu strategis selama 5 tahun, sejak beliau dilantik pada 26 Februari 2021.

“Sengaja pelaksanaan Musrenbang ini dilaksanakan terbatas hanya menghadirkan 17 orang peserta di dalam ruangan mengingat pandemi Covid yang masih melanda. Namun demikian, selain peserta luring, melalui Teknologi informasi kami juga mengundang sebanyak 245 stakeholder yang lain melalui jaringan,” katanya.

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…