Dari Tukang Jahit Kini Sukses Dirikan Bisnis Baju Muslim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Zakiyah Fitri pemilik bisnis busana muslim Alifah Collection. SP/ SBY
Zakiyah Fitri pemilik bisnis busana muslim Alifah Collection. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebelum Zakiyah Fitri membuka usaha baju muslim miliknya, dia dan orangtua mempunyai usaha jasa terima jahitan baju. Jahitan yang diterima misalnya baju seragam. Setelah itu, ia pun termotivasi untuk membuka usaha sendiri. Zakiyah punya niatan untuk menggeluti usaha baju muslim. Tetapi, ia mengawalinya untuk segmen anak-anak.

Kini, Zakiyah Fitri sudah sukses membuka usaha baju muslimnya sendiri. Dengan modal awal sebesar satu buah motor, ia bahkan berhasil meraih omzet hingga Rp 50 juta per bulan.

“Omzetnya bisa Rp 50 juta per bulan,” tambah Zakiyah.

Awal mulanya ia berbisnis, Zakiyah mengaku menemui kesulitan ketika memulai usaha yang dinamakannya Alifah Collection. Kesulitannya adalah permodalan. Ia pun harus menjual motornya.

Hasil penjualan motor itu lantas ia belikan dua buah mesin jahit. Kedua mesin itu dibelinya dengan harga sekitar Rp 1,4 juta. Setelah sekian lama membuat baju muslim anak, ia pun tertantang membuat baju untuk orang dewasa. Alasannya, kurang variatif kalau hanya menyasar anak-anak.

Selain tenaga kerja, ia pun butuh mesin tambahan. Dari informasi seorang teman, Zakiyah mendaftar untuk menjadi mitra binaan Perusahaan Gas Negara di Surabaya. Setelah melalui proses yang cukup selektif, ia pun tercantum sebagai mitra binaan sejak tahun 2006.

Bergabung sebagai mitra binaan, ia pun mendapatkan sejumlah keuntungan. Mulai dari pelatihan tentang manajemen hingga diikutsertakan dalam sejumlah pameran di Jakarta-Bandung.

Selain dua hal itu, ia yang merupakan sarjana ekonomi pembangunan pun mendapatkan hibah peralatan dari PGN, yakni tiga set mesin dan bahan seharga Rp 20-Rp 25 juta.

Dengan peralatan dan tenaga kerja yang ada, ia bisa menghasilkan 700 potong baju baik dewasa dan anak per bulannya. Ia memasang harga baju buatannya, paling mahal Rp 200.000. Produk jilbab merupakan barang termurah dengan harga Rp 40.000.

Penjualan dilakukannya melalui toko-toko baju, pameran, ataupun pemesanan melalui telepon. Sistem pembayarannya adalah konsinyasi. “Ada yang sistemnya bayar mundur 2-3 bulan. Terima barang bayarnya mundur, yang enggak laku tetap dibeli, tapi dibayar mundur,” ucapnya.

Zakiyah juga berinovasi dengan model-model baju terbaru. Ke depan, ia pun berniat merambah pasar negara tetangga, seperti Malaysia. Dsy8

Berita Terbaru

Wujudkan Swasembada Pangan, Polsek Pasirian Kawal Program Pekarangan Pangan Bergizi

Wujudkan Swasembada Pangan, Polsek Pasirian Kawal Program Pekarangan Pangan Bergizi

Minggu, 01 Nov 2026 13:55 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pasirian terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik I…

4.653 Penerima Bansos di Tulungagung Terindikasi Aktivitas Judol Daring

4.653 Penerima Bansos di Tulungagung Terindikasi Aktivitas Judol Daring

Minggu, 01 Nov 2026 13:48 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Berdasarkan data Kementerian Sosial selama 10 bulan terakhir, sebanyak 4.653 keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial di…

Pemkot Probolinggo Perkuat Branding Kota Mangga Lewat Mango Carnival 2026

Pemkot Probolinggo Perkuat Branding Kota Mangga Lewat Mango Carnival 2026

Minggu, 01 Nov 2026 13:39 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 13:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui penyelenggaraan Mango Carnival of Indonesia 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo semakin memperkuat branding…

Harga Gabah Jombang Masih Tinggi di Tengah Peralihan ke Musim Penghujan

Harga Gabah Jombang Masih Tinggi di Tengah Peralihan ke Musim Penghujan

Minggu, 01 Nov 2026 13:30 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Di tengah peralihan musim penghujan, harga gabah di Kabupaten Jombang masih bertahan di angka yang tinggi. Tak hanya itu, tingginya…

Desa Wisata Bunga di Kota Batu, Beragam Tanaman Hias Bisa Dibawa Pulang

Desa Wisata Bunga di Kota Batu, Beragam Tanaman Hias Bisa Dibawa Pulang

Minggu, 01 Nov 2026 13:23 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 13:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Kawasan budidaya bunga tersebar di sejumlah wilayah di Kota Batu. Tiga di antaranya berada di Desa Gunungsari, Kelurahan Dadaprejo,…

Bupati Sumenep Pidato Bahasa Madura di Puncak Hari Jadi ke-757, 16 Penghargaan Jadi Kado Istimewa

Bupati Sumenep Pidato Bahasa Madura di Puncak Hari Jadi ke-757, 16 Penghargaan Jadi Kado Istimewa

Minggu, 01 Nov 2026 12:52 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 12:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Puncak Peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep berlangsung unik dan berbeda. Upacara yang digelar di depan Masjid Jamik…