Oknum Organisasi Anti Narkoba GMDM, Ditangkap karena Nyabu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
HA oknum LSM anti narkoba GMDM yang ditangkap polisi karena memakai sabu.
HA oknum LSM anti narkoba GMDM yang ditangkap polisi karena memakai sabu.

i

Diduga, Pelaku Adalah Adik Kandung Ketua GMDM Jatim dan Sudah 4 Kali Tertangkap

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Heru Arifin (43) yang juga seorang Kepala Penyuluh Narkoba di LSM Gerakan Mencegah Dan Mengobati (GMDM) Jatim, ditangkap oleh Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Setelah rumahnya di Jalan Kalianak Barat digerebek petugas.

Saat penggeledahan petugas menemukan tiga poket sabu yang masing-masing di kotak bekas rokok seberat 1,07 gram, 0,43 gram, dan 0,53 gram. Adapun sebuah timbangan elektrik dan 1 HP yang dijadikan alat komunikasi dengan pemasoknya.

Penangkapan Heru dikonfirmasi langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Yadwivana Jumbo. 

"Benar mas, sekarang masih penyelidikan dan akan dirilis oleh Kapolres", ujar Jumbo saat dihubungi via whatsapp, Senin (5/7/2021). 

Tersangka yang diduga memiliki hubungan darah dengan Ketua GMDM Provinsi Jatim tersebut diperkenalkan kepada publik pada Selasa (6/7/2021). Kapolrestabes pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan bahwa selain pengguna, tersangka juga mengedarkan. 

"Tersangka ini relawan penggiat anti-narkoba. Dia menjadi pengedar sekaligus dan merelakan rumahnya untuk nyabu,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum, Selasa (6/7/2021). 

Ada Fakta menarik dalam penangkapan Heru. Ia diduga adalah adik kandung dari Ketua GMDM Provinsi Jatim saat ini. Hal ini diperkuat dengan adanya kesaksian dari sejumlah anggota Gerakan Mencegah Dan Mengobati  (LSM)GMDM itu sendiri, Senin (5/7/2021).

Menurut Wahyudi, mantan sekretaris GMDM Kota Surabaya, Heru itu adalah adik dari YY.

“Setahu saya Heru itu adik kandung YY yang sekarang menjadi Ketua GMDM Provinsi Jatim," terang Wahyudi saat dikonfirmasi, Kamis (1/7/2021).

Kejadian ini membuat sang kakak mengutuk adiknya sendiri. Hal ini disampaikan oleh YY selaku ketua GMDM Provinsi jatim di beberapa media online sebelumnya. Dirinya menganggap Heru adalah oknum yang berstatus sebagai relawan saja. Padahal menurut keterangan yang diperoleh oleh awak media dari beberapa sumber anggota GMDM, Heru adalah Kepala Penyuluh Narkoba di GMDM. Bahkan dirinya sering memberikan ceramah di depan publik.

Selain itu, dari informasi yang diperoleh awak media, ternyata  Heru sudah 4 kali tertangkap karena sabu dan biasanya diselesaikan secara kekeluargaan.

Diduga, dalam penyelesaian kasus ini, ada peran penting yang dilakukan oleh YY sebagai kakaknya.

"Sangat disayangkan, kedua bersaudara ini menjadi pengurus di sebuah organisasi yang bergerak di bidang pemberantasan Narkoba. Tapi apa nyatanya, HA yang menjabat sebagai Kepala Penyuluhan di GMDM ternyata tidak bisa membawa nama harum organisasi yang diikutinya. Yang lucunya lagi, pria yang kediamannya tak jauh dari kakaknya ini, tak merasa jera dengan kejadian di mana dia sering tertangkap karena kepemilikan barang haram jenis sabu ini," tukas salah satu anggota GMDM yang enggan disebutkan namanya.

Sayangnya, Saat awak media berusaha melakukan Konfirmasi Ke Ketua GMDM Jawa Timur melalui Whatsapp, tidak ada balasan apapun dari YY. tim

Berita Terbaru

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polda Jawa Timur menggelar prosesi penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jawa Timur,…

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Buntut kenaikan harga aspal sekitar Rp 7.000 per kilogram, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, harus menghitung ulang…

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terbaru, lanskap rimbun hutan mangrove yang berada di kawasan pesisir timur Surabaya terlihat penuh dengan tumpukan sampah seiring…

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti masih adanya sejumlah Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan yang belum memenuhi persyaratan…

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Selama periode Januari hingga awal Oktober, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo, mencatat…

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto meluncurkan pembayaran retribusi parkir tepi jalan umum secara digital melalui Quick Response Code I…