Ngamuk Tak Diberi Roko, ODGJ Tewas Dikeroyok 2 Oknum Perangkat Desa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kedua pelaku saat menjalani pemeriksaan.
Kedua pelaku saat menjalani pemeriksaan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Tuban - Nahas menimpa Sucipto (46). Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Dusun Semanding kabupaten Tuban tewas diduga dianiaya dua oknum perangkat desa.

Mirisnya, dari informasi yang didapat, kedua pelaku masih terdapat ikatan kekeluargaan dengan korban.

KBO Satreskrim Polres Tuban, Iptu Riyanto saat dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (3/7) sekitar pukul 22.16 WIB.

Iptu Rianto menjelaskan, awalnya korban memasuki rumah pelaku untuk meminta rokok namun tidak dikasih, sehingga korban mengamuk. Selanjutnya pelaku berusaha menenangkan korban dengan merangkulnya dari belakang.

Saat itu, korban terus berontak hingga membuat keduanya terjatuh. Sementara pelaku tertindih korban yang berbadan besar. Selanjutnya, seorang lainnya berusaha membantu pelaku yang tertindih korban.

Namun diduga saat didekap pelaku itulah, korban menghembuskan napas terakhirnya.

Rianto menjelaskan, korban meninggal dunia dengan luka serius dibagian tubuhnya. Sementara kedua pelaku yang berinisial ES dan T masih menjalani pemeriksaan di mapolres.

Penyidik masih melakukan pendalaman atas kasus tersebut, dan menunggu hasil visum untuk mengetahui penyebab korban meninggal dunia secara pasti.

Para pelaku juga mengaku tidak ada niat untuk membunuh korban, mengingat masih keluarga.

"Masih dalam lidik dan korban diketahui memiliki gangguan jiwa, pelaku juga tidak ada niat untuk membunuh korban," pungkasnya.

Saat sadar korban sangat baik, tapi juga sering mengamuk," imbuh Rianto.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku terancam dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan dan pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

 

 

 

Berita Terbaru

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa fondasi perekonomian Indonesia masih menunjukkan kinerja…

IHSG Ditutup Menguat

IHSG Ditutup Menguat

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat ditopang oleh kombinasi sentimen dari tingkat…

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya menyebut sektor digital menjadi salah satu potensi ekonomi kreatif (ekraf ) di Kota…

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Berdasarkan perkiraan Kementerian Keuangan, kebutuhan pembiayaan utang pemerintah Indonesia pada 2026 diperkirakan mencapai lebih dari Rp…

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Oleh: Hj. Lordna Putri Ini adalah terjemahan dari Adagium hukum paling terkenal di dunia: “Summum Ius Summa Iniuria”* (Cicero - Romawi) artinya: Keadilan Ter…

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pendiri Partai Gerindra Rahmat Sorialam Harahap, S.H., meminta Bareskrim Polri mendalami setiap informasi dan petunjuk yang relevan…