ANALISA BERITA

Sistem Kesehatan di Indonesia Hampir Runtuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dr. Faheem Younus, University of Maryland Amerika Serikat. (Foto: Sp/ist)
Dr. Faheem Younus, University of Maryland Amerika Serikat. (Foto: Sp/ist)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Indonesia kini menghadapi lonjakan kasus Covid-19. Tercatat, kasus pasien terpapar virus Corona perhari lebih dari 20.000 kasus, dan kumulatifnya lebih dua juta kasus.

Penularan virus Corona di Indonesia menjadi persoalan serius dan mendapat sorotan dunia internasional.

Terkait ini saya perlu mengunggah video media asing yang mengabarkan ganasnya pandemi di indonesia.

Saya mengunggah video dari media asing hari minggu (4/7). Dalam video singkat berdurasi delapan detik itu tampak lokasi pemakaman khusus Covid-19.

Dalam video tersebut menyertakan keterangan lokasi di Jakarta, Indonesia. Tampak sejumlah petugas tengah memakamkan jenazah pasien terpapar Corona.

Saya menilai dari video dan info yang saya dapatkan, sistem kesehatan di Indonesia hampir runtuh. Dengan lebih dari 75 persen tempat tidur rumah sakit terisi.

Untuk bukti analisis saya, maka saya juga mengunggah kembali video tersebut dan mengatakan Indonesia dihancuran oleh virus penyebab pandemi.

Saya nilai ada keganasan penularan Corona di Indonesia hingga menyebabkan sistem kesehatan runtuh.

Saya nilai Indonesia bukan Brasil atau India atau Italia. Ini Indonesia. Negara berpenduduk 270 juta ppl diam-diam dihancurkan oleh COVID. Sistem kesehatan runtuh.

Oleh karena itu, saya nyatakan saatnya di Indonesia dibutuhkan intervensi global supaya bencana akibat virus Corona bisa dilawan.

Saya katakan membutuhkan intervensi global yang mendesak untuk melawan bencana yang sedang berlangsung.

Apalagi, PB IDI Indonesia beberapa waktu lalu menyebut Indonesia darurat Covid-19. Ganasnya penularan virus Corona ini yang membuat sebagian rumah sakit rujukan penuh.

Ini seiring terganggunya sistem kesehatan di Indonesia

Apalagi Kementerian Kesehatan memaparkan ada lima provinsi di wilayah Jawa masuk zona merah.

Hal itu dipicu karena tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) ruang isolasi dan ICU rumah sakit di atas 80 persen.

Persentase itu telah melampaui ambang batas aman BOR rumah sakit yang telah ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO sebesar 60 persen.

Dalam postingan Twitternya, saya sengaja menyertakan gambar berisi imbauan dilarang panik dan sejumlah aturan protokol kesehatan.

Cuci tangan selama 20 detik, tutupi bersin dan batuk, jarak sosial dan jaga pertemuan kecil. Tetap di Rumah, terutama jika Anda sakit adalah pesan moral saya.

Selain itu saya menyoroti sejumlah persoalan yang dialami Indonesia selama krisis Covid-19. Sampai akhir Juni 2021 dari berpenduduk 270 juta  kurang dari 10 persen divaksinasi. Ini yang menyebabkan kasus dan kematian meningkat.

Menurut akal sehat saya, persoalan krisis Covid-19 semacam ini mendorong perlunya tindakan mendesak demi menyelamatkan nyawa pasien.

Apalagi kini ditambahi dengan kekurangan oksigen dan rumah sakit penuh. Sebagai dokter menurut saya perlu ada tindakan mendesak diperlukan untuk menyelamatkan nyawa.

Saya ngeri, dalam satu hari di Indonesia terdapat penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 29.745 orang. Adapun jumlah kumulatifnya mencapai 2.313.829 kasus. (Faheem Younus adalah Dokter dari University of Maryland Amerika, ia bicara Melalui laman Twitter, Senin, 5 Juli 2021 )

Berita Terbaru

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…