Kebutuhan Oksigen di Tulungagung Naik 300 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peningkatan kebutuhan oksigen di Tulungagung  bisa naik samapai 300 persen. SP/ANT/NOVRIAN ARB
Peningkatan kebutuhan oksigen di Tulungagung  bisa naik samapai 300 persen. SP/ANT/NOVRIAN ARB

i

 

SURABAYAPAGI,Tulungagung - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Kasil Rokhmat  menjelaskan selama dua pekan terakhir kebutuhan oksigen untuk kepentingan medis di wilayah setempat me ningkat sangat tajam. Peningkatan kebutuhan oksigen bisa naik sampai 300 persen. "Kenaikan hari ini bahkan sampai 300 persen. Kebutuhan tinggi, tapi sejauh ini masih bisa terpenuhi," kata Kasil Rokhmat , Kamis (8/7).

Saat ini, dinkes dan masing-masing fasilitas kesehatan proaktif berkoordinasi dengan produsen oksigen untuk memastikan stok atau pasokan oksigen masih aman hingga sepekan atau dua pekan ke depan. "Alhamdulillah. Konfirmasi dari pihak pabrik, stok aman," katanya.

Ia berharap, kasus Covid-19 di Tulungagung maupun sekitarnya tidak terus mengalami lonjakan sehingga keseimbangan sediaan oksigen tidak terganggu. "Kami tidak tahu bagaimana sepekan ke depan. Tapi proyeksi kami ke depan kemampuan produksi masih aman," katanya.

Jika biasanya saat oksigen habis lalu minta pasokan langsung dikirim, sekarang harus menunggu beberapa jam untuk mendapat oksigen medis. Ia mencontohkan, saat normal jumlah oksigen 100 tabung digunakan 50 tabung dan sisanya dipakai cadangan. Saat ini seluruh tabung digunakan bersamaan sehingga tak ada cadangan.

Direktur RSUD Iskak Tulungagung, Supriyanto, mengatakan permintaan oksigen di rumah sakit yang dipimpinnya sepekan terakhir meningkat drastis. "Kalau biasanya 1-2 juta liter per hari, kini di kisaran 5-6 juta liter per hari," ujar Supriyanto.

Kenaikan kebutuhan oksigen ini sudah diantisipasi oleh manajemen RSUD Iskak dengan menyediakan dua tabung penampung oksigen cair yang mampu menampung 16 juta liter dan sembilan juta liter. Jumlah itu masih bisa dicukupi dengan 260 tabung oksigen berkapasitas 6.000 liter, dan tabung oksigen kecil berkapasitas 1,5 juta liter oksigen cair.

"Mulai awal kami mempunyai perjanjian dengan supplier, setiap (isi) tabung kurang dari 25 persen mereka wajib mengisi, jika tidak mereka kena klaim," katanya.

Supriyanto mengatakan saat ini tidak ada masalah dengan ketersediaan oksigen di RSUD dr. Iskak. Dari data harian Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, dalam beberapa hari terakhir kenaikan harian kasus Covid-19 mencapai puluhan kasus. Total ada 3.621 kasus dengan jumlah kematian 71 orang dan kesembuhan 3312. Jumlah kasus aktif 338 orang.tg1/na

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…