Bjorn Kuipers, Wasit Pertama Belanda yang Resmi Pimpin Final Euro 2020

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bjorn Kuipers, wasit final Euro 2020. SP/ UEFA
Bjorn Kuipers, wasit final Euro 2020. SP/ UEFA

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bjorn Kuipers akan menjadi wasit pertama asal Belanda yang memimpin pertandingan final Euro 2020 antara Inggris melawan Italia di Stadion Wembley, London, Senin (12/7/2021) dini hari WIB.

Sebelumnya Kuipers juga pernah memimpin jalannya laga Inggris vs Italia di penyisihan grup Piala Dunia 2014. Saat itu, Gli Azzurri menang 2-1 lewat gol Claudio Marchisio dan Mario Balotelli, sementara gol The Three Lions dicetak Daniel Sturridge.

Kuipers mengawali karier wasitnya di Liga Belanda sebelum menjadi wasit internasional pada 2006. Ini akan jadi final ketujuhnya dalam pertandingan kompetisi UEFA.

Seperti halnya di Brasil tujuh tahun lalu, Kuipers kembali ditemani hakim garis yang sama, yakni Sander van Roekel dan Erwin Zeinstra. Ini merupakan final ketujuh yang dijalani Kuipers dalam kariernya, baik di turnamen level klub maupun timnas.

Beberapa laga penting yang pernah dipimpin Kuipers di antaranya Final Liga Champions 2016 antara Real Madrid vs Atletico Madrid dan Final Liga Europa 2018 antara Marseille vs Atletico Madrid.

Kuipers akan didampingi dua asisten wasit dari Belanda, yakni Sander van Roekel dan Erwin Zeinstra. Karier Kuipers juga tidak lepas dari kontroversi. Wasit kelahiran Oldenzaal itu dituduh melontarkan kata-kata kasar ke dua pemain Paris Saint-Germain saat melawan Manchester City di semifinal Liga Champions musim lalu.

Kuipers dituduh mengucapkan kata-kata kasar ke dua pemain PSG, Marco Verratti dan Leandro Paredes, setelah mengusir Angel Di Maria. Kuipers juga terlibat cekcok dengan pelatih PSG Mauricio Pochettino.

Selain itu, UEFA juga mengumumkan nama-nama perangkat pertandingan lainnya. Carlos Del Cerro Grande (Spanyol) ditunjuk sebagai ofisial keempat.

Tugas sebagai Video Assistant Referee (VAR) diserahkan kepada Bastian Dankert (Jerman), yang akan dibantu oleh Pol van Boekel (Belanda), Christian Gittelmann (Jerman), dan Marco Fritz (Jerman). Sementara itu, Juan Carlos Yuste Jiménez (Spanyol) disiapkan sebagai asisten wasit cadangan. Dsy1

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…