IGD Ditutup, Pasien Covid-19 Menumpuk di RSUD dr Soetomo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto Istimewa. SP/Anggadia Muhammad
Foto Istimewa. SP/Anggadia Muhammad

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - dampak beberapa rumah sakit yang sudah menutup IGD berimbas kepada IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, terus mengalami penumpukan pasien. Hal itu lantaran rujukan penderita Covid-19 dengan gejala sedang-berat terus berdatangan.

Kejadian itu dikonfirmasi langsung oleh Dirut RSUD dr Soetomo, dr Joni Wahyuhadi. Selain itu, ia mengatakan penumpukan pasien juga disebabkan karena sejumlah RS lain di Surabaya, tengah menutup layanan IGD-nya karena tak sanggup lagi menampung pasien.

"Banyak RS sekitar kami tutup IGD-nya karena tidak mampu lagi melayani dengan berbagai alasan. Sehingga ke Soetomo semua," kata Joni, Minggu (11/7).

Saat ini, tambah Joni, RSUD dr Soetomo tengah merawat 566 pasien Covid-19. Penumpukan itu bahkan hingga membuat gedung IGD tak muat menampung banyaknya orang yang datang. Sejumlah pasien bahkan harus dirawat di lantai beralaskan kasur, hingga di selasar IGD.

Pihaknya pun membangun kontainer untuk triage  yang berlokasi di depan IGD. Jumlah kontainer yang disiapkan sebanyak 5 unit. Masing-masing kontainer mampu menampung 5 pasien Covid-19 dengan gejala sedang.

Tidak hanya itu, sejak dua pekan lalu, RSUD dr Soetomo juga sedang menyiapkan area parkir sisi utara, untuk memberikan layanan keperawatan bagi pasien Covid-19.

Area parkir ini akan dijadikan ruangan High Care Unit (HCU), untuk pasien bergejala sedang dan berat. Mesin-mesin anestesi yang biasa ada di ICU akan disiapkan untuk membantu kebutuhan intensif care di ruangan ini.

"Mesin anestesi kamu punya banyak, mesin-mesin ICU, ventilator kami punya banyak. Hanya tempatnya yang kita relokasi dari ICU pasien non Covid-19 menjadi pasien Covid-19," ucapnya.

Joni mengatakan, ruang perawatan di gedung parkir ini  sanggup menampung hingga 200 pasien. Ia memperkirakan area tersebut bisa mulai beroperasi pada pekan depan.

"Gedung parkir bisa muat 200 tempat tidur. InsyaAllah minggu depan akan teratasi," katanya. ang

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …