Mantan Buruh Anak yang Sukses Berbisnis Kue

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Clausa Maria. SP/ SBY
Clausa Maria. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Cleusa Maria mahir menggunakan cangkul dan garu dibanding harus bermain dengan boneka, di usianya yang masih muda ia harus bekerja sebagai buruh anak. Setiap hari, Maria membantu sang ayah bekerja di kebun. Meski bukan milik sendiri, kebun yang digarapnya tersebut setidaknya bisa memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Namun, bosan dengan hidup yang serba kesusahan, Maria akhirnya bertekad untuk bisa mengubah nasibnya. Di usia 17 tahun ia memutuskan hijrah ke kota untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Menjalani hidup sebagai pembantu rumah tangga tak lantas membuat Maria puas. Ia merasa banyak kesenjangan yang harus dirasakannya apalagi ketika bekerja dengan orang berada.

Dengan tekad yang besar, Maria akhirnya memutuskan untuk keluar dari pekerjaan. Ia kemudian masuk ke sekolah kejuruan agar bisa bekerja kantoran sebagai seorang resepsionis.

Di tahun 1995, Maria dihadapkan pada satu kesempatan yang mengubah hidupnya. Istri dari bos tempat ia bekerja memintanya untuk membantu membuat kue. Tak tanggung-tanggung, Maria diminta merancang kue seberat 35 kilogram.

"Istri bos saya senang untuk menjual kue. Suatu hari, ia mengalami cedera kaki. Dia kemudian meminta saya untuk membantunya membuat kue. Saya tidak pernah memanggang sebelumnya, saya hanya mengikuti instruksi. Untungnya hasil kue itu memuaskan," cerita Maria.

Sang istri bos sangat senang dengan kue yang Maria buat. Ia pun menghadiahi Maria sebuah mixer dan meminta Maria membuat kue lebih banyak untuk teman-temannya.

Setelah itu, semua kesempatan makin terbuka lebar untuk Maria. Ia tak hanya bekerja sebagai resepsionis, kala malam Maria juga sibuk membuat pesanan berbagai kue.

Dua tahun setelahnya, Maria memutuskan untuk keluar dari pekerjaan. Ia membuka gerai toko kue pertamanya yang diberi nama Sensacoes Doces.

Kerja kerasnya membuahkan hasil. Dalam waktu kurang dari 10 tahun, ia mampu membuka cabang di empat tempat berbeda.

Benar saja, hanya dalam waktu singkat, gerai kuenya kini menjamur di 50 lokasi berbeda.Dua dekade setelah ia membuka gerai toko pertamanya, Maria kini memiliki lebih dari 300 outlet di 13 negara bagian di Brazil. Tiap toko, ia mempekerjakan lebih dari 15 orang pegawai.

Maria menuturkan, ia memiliki dua mimpi besar dalam hidupnya. Ia ingin membuat sang ibu tidak lagi harus bekerja di ladang tebu. Ia juga ingin anak-anaknya tidak merasakan pengalaman pahitnya dulu.

"Awalnya saya takut bisnis ini berkembang sangat pesat dan saya tidak memiliki pengalaman yang cukup. Tapi di satu poin saya mengerti bahwa semuanya akan baik-baik saja. Saya bahkan harus bersyukur sudah bisa berada di titik ini," tutur Maria. Dsy1

Berita Terbaru

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Favehotel Sidoarjo selalu berinovasi untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik dan menyenangkan bagi para tamu …

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…