Perkuat Sektor UMKM, Pemkab Trenggalek Cetak 5 Ribu Wirausaha Baru per Tahun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan UMKM menggelar lapak di halaman Pasar Pon Trenggalek, Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG
Puluhan UMKM menggelar lapak di halaman Pasar Pon Trenggalek, Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai bagian dari upaya pemerataan ekonomi dan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, Jawa Timur menargetkan dapat mencetak 5.000 wirausaha baru per tahun.

Pasalnya, pemerintah daerah berupaya menekan ketimpangan ekonomi melalui penguatan kapasitas masyarakat kecil agar mampu berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi daerah, dimana program tersebut menjadi bagian dari visi pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD 2025–2029 untuk mewujudkan Trenggalek yang adil dan makmur.

"Kita memiliki program mencetak 5.000 wirausaha baru setiap tahun, termasuk 5.000 perempuan untuk disekolahkan menjadi talenta-talenta UMKM," ujar Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Trenggalek Edif Hayunan Siswanto, Senin (02/03/2026).

Lebih lanjut, menurut dia, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) UMKM menjadi kunci agar pelaku usaha mampu meningkatkan daya saing produk, memperluas akses pasar, serta beradaptasi dengan transformasi digital.

Selain pelatihan, dinas teknis juga diminta melakukan pemantauan dan evaluasi berkelanjutan terhadap perkembangan usaha yang telah mendapatkan intervensi program pemerintah, dimana pentingnya basis data yang akurat dalam penyusunan kebijakan menjadi dasar evaluasi dan perumusan program lanjutan agar tepat sasaran.

Tanpa data yang valid, pemerintah akan kesulitan mengukur efektivitas pelatihan maupun bantuan permodalan yang telah diberikan kepada pelaku UMKM. Program penguatan UMKM di Trenggalek, juga diselaraskan dengan arah kebijakan pemerintah pusat dalam RPJMN 2025–2029 yang menekankan kebijakan redistribusi, perlindungan sosial, serta penguatan ekonomi kerakyatan.

Sehingga, Pemkab Trenggalek berharap pertumbuhan ekonomi daerah dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat, sekaligus mengurangi kesenjangan ekonomi di tingkat lokal. tr-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…