Sukses Gulirkan Program Inkubasi, Wali Kota Ning Ita Janjikan Bantuan Perlengkapan Usaha

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat membuka inkubasi wirausaha minuman kopi dan cokelat di Rest Area Gunung Gedangan. SP/Dwy Agus Susanti
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat membuka inkubasi wirausaha minuman kopi dan cokelat di Rest Area Gunung Gedangan. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYA PAGI COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto bakal segera merealisasikan bantuan stimulus ekonomi untuk ribuan wirausahawan baru hasil program inkubasi. Bantuan tersebut akan diberikan berupa pemberian modal peralatan kerja untuk memulai usaha baru.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, untuk menumbuhkan wirausaha pemula serta mendukung penciptaan lapangan pekerjaan dan penanggulangan kemiskinan akibat pandemi COVID-19, Pemkot Mojokerto getol melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui inkubasi wirausaha.

"Ada 4300 peserta yang saat ini kita gembleng dengan berbagai pelatihan wirausaha sesuai dengan hobi dan  keminatannya. Ini agar pelatihan tersebut lebih tepat sasaran dan dapat berkelanjutan," ujar Ning Ita saat membuka Inkubasi Wirausaha Minuman Kopi dan Coklat di Rest Area Gunung Gedangan, Selasa (21/9/2021) pagi.

Ia menyebut, ada 21 jenis pelatihan inkubasi yang dilaksanakan Pemkot tahun 2021 ini. Diantaranya, pelatihan membuat berbagai jenis makanan dan minuman, pelatihan produk daur ulang, tas kanvas dan goni, pelatihan sablon printing, pelatihan aksesoris, bordir, rajut, batik serta sulam pita, pelatihan membuat sepatu hingga pelatihan membuat pupuk cair serta pakan ternak.

"Untuk pelatihan membuat makanan, banyak ragamnya, diantaranya pelatihan membuat jajanan tradisional, cake dan bakery, abon lele serta frozen food. Untuk minuman, ada pelatihan membuat kopi dan coklat serta pelatihan membuat jamu cair dan instan," terangnya.

Masih kata Ning Ita, dari hasil inkubasi ini nantinya, akan dibentuk kelompok usaha bersama (kube) yang terdiri dari 10 orang. Mereka akan didampingi oleh tenaga ahli dibidangnya untuk membuka usaha baru dengan bantuan alat dan perlengkapan dari Pemkot Mojokerto.

"Masing-masing kelompok akan kita beri bantuan alat senilai Rp. 10 juta. Jika usahanya berkembang, maka akan kita stimulus lagi dengan bantuan serupa untuk mengembangkan usahanya," tukasnya.

Bantuan ini, lanjut Ning Ita, diambilkan dari dana kelurahan dan akan direalisasikan setelah program inkubasi rampung pada bulan November hingga Desember nanti.

"Sekarang ini kan masih dalam tahap pelatihan, setelahnya baru akan kita beri bantuan peralatan kepada masing-masing kube yang sudah terbentuk itu," ucapnya.

Tak hanya itu, Wali Kota juga memiliki rencana program 'Satu Kelurahan Satu Pujasera' tahun 2022 nanti. Rencananya, itu untuk menampung dan menjual hasil produksi dari wirausahawan inkubasi Kota Mojokerto ini.

"Ini bagian dari strategi market kita untuk memfasilitasi produk mereka, selain juga mencarikan pasar modern dan mengajari mereka pola penjualan online yang lebih up to date," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan Pemkot Mojokerto telah mengalokasikan anggaran dalam APBD senilai Rp. 13 miliar untuk program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan inkubasi wirausaha.

"Anggaran itu akan menyasar sebanyak 4.300 warga terdampak pandemi COVID-19 untuk dilatih dan dibekali ilmu kewirausahaan melalui inkubasi wirausaha," katanya.

Terkait bantuan modal untuk pembelian alat dan perlengkapan, anggarannya diambilkan dari dana kelurahan. Masing-masing kelompok akan diberi modal awal senilai Rp. 10 juta.

"Selain untuk beli alat juga untuk membeli bahan-bahannya. Agar penggunaannya efektif, maka per kelompok kita tunjuk tiga orang pengurus untuk bertanggung jawab terhadap pemanfaatan dan perawatan peralatan tersebut," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Pemkab Lumajang Bekali UMKM Tembus Pasar Ekspor Lewat Pendampingan Gratis

Pemkab Lumajang Bekali UMKM Tembus Pasar Ekspor Lewat Pendampingan Gratis

Kamis, 24 Sep 2026 11:18 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 11:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Ekspor gratis yang digelar Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan…

Hadapi Ancaman Influenza A, Pemkot Surabaya Imbau Masyarakat Tak Perlu Panik

Hadapi Ancaman Influenza A, Pemkot Surabaya Imbau Masyarakat Tak Perlu Panik

Kamis, 24 Sep 2026 11:01 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti ancaman penyakit influenza A di wilayah Kota Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau masyarakat…

Surat Distributor Jadi Kunci, Saksi Bareskrim Ungkap Wire Rope Pemasok PT BPI Bermasalah SNI

Surat Distributor Jadi Kunci, Saksi Bareskrim Ungkap Wire Rope Pemasok PT BPI Bermasalah SNI

Kamis, 24 Sep 2026 10:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 10:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara perdagangan wire rope atau tali baja yang menjerat Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso U…

Rumah Dinas Puskesmas Ponorogo Terbakar, Berkas Arsip dan Motor Hangus

Rumah Dinas Puskesmas Ponorogo Terbakar, Berkas Arsip dan Motor Hangus

Kamis, 24 Sep 2026 10:08 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 10:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo— Kebakaran terjadi di sebuah rumah dinas milik Puskesmas Ponorogo Selatan yang difungsikan sebagai gudang arsip di Jalan Pacar, K…

​Tim Bulutangkis Putra Indonesia ke Final, Temui China

​Tim Bulutangkis Putra Indonesia ke Final, Temui China

Kamis, 24 Sep 2026 08:07 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 08:07 WIB

​SURABAYAPAGI.com, Ichinomiyah – Indonesia ke final bulutangkis beregu putra Asian Games 2026 setelah atasi Thailand 3-1. Mereka bersua China. ​Leo/Daniel …

​Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam

​Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam

Kamis, 24 Sep 2026 08:05 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 08:05 WIB

​SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama seki…