Capaian Vaksinasi Lansia Rendah, Polisi Sidoarjo akan Masif ke Desa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro memantau  vaksinasi di Pondok Pesantren Jati Agung Al-Qodiry, Wage, Taman, Sidoarjo, Kamis (7/10/2021). SP/SUGENG
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro memantau  vaksinasi di Pondok Pesantren Jati Agung Al-Qodiry, Wage, Taman, Sidoarjo, Kamis (7/10/2021). SP/SUGENG

i

SURABAYAPAGI, Sidoarjo - Lanjutan vaksinasi di kalangan pesantren kembali digelar, di Pondok Pesantren Jati Agung Al-Qodiry, Wage, Taman, Sidoarjo, Kamis (7/10/2021). Sebanyak 1.500 dosis Vaksin Sinovac disediakan Polresta Sidoarjo untuk santri, pelajar dan warga sekitar.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro turun langsung, memantau jalannya vaksinasi tahap kedua tersebut. Serta kembali membagikan bantuan sosial kepada santri, pelajar dan warga lanjut usia (lansia).

Melalui kesempatan ini, Kapolresta Sidoarjo menyampaikan update terbaru capaian vaksinasi di wilayah Kabupaten Sidoarjo, untuk dosis tahap pertama sudah mencapai 66 persen. “Karena itu kami terus menghimbau kepada semua warga, ayo silahkan datangi gerai-gerai vaksin yang ada. Karena dengan vaksinasi akan semakin cepat membentuk herd immunity,” ungkapnya.

Namun, menurut Kapolresta Sidoarjo yang juga sebagai Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Sidoarjo, dari evaluasi pelaksanaan vaksinasi yang sudah berjalan, kita masih kurang mengalami kenaikan signifikan pada kalangan lansia. 

“Di Kabupaten Sidoarjo vaksinasi tahap pertama pada lansia masih di kisaran 39 persen, harapannya capaian vaksinasi bagi lansia kita bisa mencapai angka 60-70 persen,” lanjutnya.

Sebab itu, langkah yang akan dilakukan pihaknya akan memasifkan edukasi dan sosialisasi ke masyarakat, hingga wilayah pelosok desa melibatkan tiga pilar dari Bhabinkamtibmas, Babinsa dan puskesmas agar semakin aktif ke warga-warga. Agar para lansia yang belum di vaksin nantinya berkenan untuk di vaksin. 

“Lansia termasuk kalangan rentan lemah imunitasnya, karenanya mari bagi keluarga yang orang tua atau kakek neneknya belum di vaksin, untuk membantu kami menjelaskan ke mereka bahwa vaksinasi Covid-19 merupakan upaya baik, aman dan halal guna memutus mata rantai penyebaran Virus Corona,” pesan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro. Sg

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…