12 Siswa SMKN 1 Rejotangan Keracunan Makanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah siswa mengalami gejalan keracunan dirawat di puskesmas
Sejumlah siswa mengalami gejalan keracunan dirawat di puskesmas

i

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Belasan siswa SMKN 1 Rejotangan dilarikan ke puskesmas diduga alami keracunan massal, Sabtu (9/10). para siswa mengalami gejala keracunan seperti pusing, mual bahkan diare setelah mengkonsumsi makanan katering.

Kapolsek Rejotangan AKP Heri Purwanto mengatakan, peristiwa itu diketahui polisi pada Sabtu (9/10/2021) malam. Total ada 12 siswa yang masih menjalani perawatan di Puskesmas Banjarejo.

"Kami baru mengetahui adanya kejadian itu tadi malam. Para siswa itu dilarikan ke Puskesmas pada Sabtu siang, sekitar pukul 14.00 WIB," kata Heri, Minggu (10/10/2021).

Peristiwa dugaan keracunan itu bermula dari kegiatan pentas seni yang dilakukan para siswa SMKN 1 Rejotangan, selama dua hari berturut-turut. Pada kegiatan hari pertama, Jumat (8/10), para siswa sempat menyantap hidangan katering, dengan menu mi dan telur.

"Ada informasi kondisi mi sedikit lengket. Kemudian hari itu ada beberapa yang mengeluh mual, tapi karena Sabtu masih ada kegiatan lanjutan, mereka masih masuk," ujarnya.

Menurut Heri, pada Sabtu siang kondisi siswa yang mengalami mual dan diare semakin banyak. Mengetahui kejadian itu, pihak sekolah langsung melarikan para siswa ke Puskesmas Banjarejo untuk mendapatkan penanganan medis.

"Tadi malam itu totalnya ada 12 siswa yang dibawa ke Puskesmas. Kalau kondisinya alhamdulillah tidak ada yang parah," imbuhnya Heri.

Terkait kejadian itu, Polsek Rejotangan mulai melakukan langkah penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti dari dugaan keracunan tersebut. Pihaknya juga akan melakukan pengambilan sampel makanan yang dikonsumsi oleh para siswa, guna dilakukan pemeriksaan laboratorium.

"Masih penyelidikan, kami akan menelusuri tiga katering yang dipesan oleh pihak sekolah," jelasnya.

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…