Bangkitkan Ekonomi, Wali Kota Kediri Dorong Koperasi Lebih Cepat Daripada Rentenir dan Pinjol

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat memberikan sambutan dalam penyerahan bantuan pada pelaku ekonomi di Kota Kediri.
Wali kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat memberikan sambutan dalam penyerahan bantuan pada pelaku ekonomi di Kota Kediri.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pelaku ekonomi harus selalu patuh terhadap protokol kesehatan agar Kota Kediri tetap terjaga di Level 1 PPKM. Sehingga perekonomian Kota Kediri bisa terus berjalan. Hal itu yang terus diingatkan Wali Kota Kediri dalam acara penyerahan bantuan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Kediri Peduli Covid-19 beberapa waktu lalu. Sebanyak 153 orang di Kecamatan Kota yang termasuk anggota koperasi di Kota Kediri maupun pelaku usaha yang belum bergabung di koperasi mendapat bantuan tersebut. 

Wali Kota Kediri mengungkapkan sudah hampir 2 tahun ada dalam masa pandemi Covid-19 yang mengubah segalanya. Termasuk perekonomian Kota Kediri yang sedikit lesu. Untuk itu Wali Kota Kediri mengajak seluruh pelaku ekonomi di Kota Kediri bersama-sama kembali menumbuhkan perekonomian di Kota kediri. Pastinya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. “Para pelaku ekonomi ini bila tahu pelanggannya tidak melakukan protokol kesehatan harus selalu diingatkan,” tambahnya, Selasa(26/10/2021). 

Lebih lanjut Abdullah Abu Bakar juga mengajak seluruh warga Kota Kediri untuk ikut bergabung di koperasi. Bila ingin meminjam uang ke koperasi saja, jangan sampai pinjam di rentenir ataupun pinjaman online. Simpan pinjamnya dilakukan di koperasi saja, keuntungannya bisa diputar untuk kesejahteraan semuanya.

Abdullah Abu Bakar Wali Kota Kediri juga berharap Dekopinda bisa terus mengedukasi seluruh pelaku UMKM di Kota Kediri. Agar tidak pinjam uang ke rentenir atau pinjaman online. Karena pinjam uang melalui rentenir itu sangat mudah sekali. Ini merupakan sebuah tantangan bagaimana agar koperasi bisa lebih cepat dari rentenir atau pinjaman online dalam memberikan pinjaman.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Kota Kediri Firdaus menuturkan Dekopinda merupakan wadah dari seluruh gerakan koperasi berbadan hukum di Kota Kediri. Karena melihat banyak para penjual yang terdampak jualannya akibat pandemi Covid-19 ini, maka Dekopinda memberikan bantuan dana ini kepada mereka. “Harapannya pelaku UMKM yang belum ikut koperasi supaya bisa bergabung di koperasi. Agar mereka tidak menggunakan jasa rentenir lagi dan supaya kehidupannya bisa jauh lebih sejahtera,” imbuhnya.

Ulfa anggota koperasi RW di Kelurahan Setono Pande yang merupakan salah satu penerima bantuan mengungkapkan selama pandemi Covid-19 terjadi penurunan pada penghasilannya. Ulfa yang memiliki usaha warung kopi ini mengaku yang mulanya sehari bisa mendapat kurang lebih 200 ribu, kini turun hingga 50% pendapatannya. Penurunan omset jualannya ini karena adanya pembatasan jam malam sehingga sepi pengunjung. Karena menurut Ulfa, warung kopinya ramai ketika siang hari saat jam istirahat dan juga saat malam hari. “Diberikannya bantuan ini sangat membantu dan bermanfaat sekali bagi saya,” imbuhnya. 

Turut hadir dalam acara ini, Camat Kota Arief Cholisudin, Lurah Setono Pande Widyapurna Nur Huda, anggota Dekopinda Kota Kediri dan warga penerima bantuan. kominfo 

Berita Terbaru

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…

Usai Dinas Kominfo, Kini Giliran Kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun Yang Digeledah KPK

Usai Dinas Kominfo, Kini Giliran Kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun Yang Digeledah KPK

Kamis, 01 Okt 2026 12:28 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:28 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mad…

Akibat Konsleting Listrik, Rumah di Jalan Semeru Kota Blitar Ludes Terbakar

Akibat Konsleting Listrik, Rumah di Jalan Semeru Kota Blitar Ludes Terbakar

Kamis, 01 Okt 2026 12:20 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com,Blitar - Kebakaran terjadi lagi, kali ini  rumah milik Alm. Bapak Abdul Rochim yang dihuni oleh anak cucunya di Jalan Semeru Kota Blitar yang …

Cegah Anak dan Remaja Terpapar Mihol, Satpol PP Surabaya Segel Toko di Wonokromo

Cegah Anak dan Remaja Terpapar Mihol, Satpol PP Surabaya Segel Toko di Wonokromo

Kamis, 01 Okt 2026 12:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mencegah peredaran minuman beralkohol (mihol) secara ilegal sekaligus membatasi akses anak-anak dan remaja terhadap minuman…

Tegaskan Tak Ada Toleransi, Pemkot Surabaya Sanksi 58 ASN hingga September 2026

Tegaskan Tak Ada Toleransi, Pemkot Surabaya Sanksi 58 ASN hingga September 2026

Kamis, 01 Okt 2026 12:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sepanjang Januari hingga September 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mendisiplinkan dengan memberikan sanksi kepada…