Giliran Tukang Becak Miji dan Mentikan Digempur Sosialisasi Rokok Ilegal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tukang becak kelurahan Mentikan, kelurahan Miji, kelurahan Meri, dan Kelurahan Prajurit kulon yang mendapatkan edukasi terkait "Gempur Rokok Ilegal" dari Kantor Bea dan Cukai Sidoarjo. SP/Dwy AS
Tukang becak kelurahan Mentikan, kelurahan Miji, kelurahan Meri, dan Kelurahan Prajurit kulon yang mendapatkan edukasi terkait "Gempur Rokok Ilegal" dari Kantor Bea dan Cukai Sidoarjo. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto kembali mengadakan sosialisasi di bidang cukai bagi puluhan tukang becak di Kota Mojokerto. 

Kali ini giliran 75 tukang becak dari kelurahan Mentikan, kelurahan Miji, kelurahan Meri, dan Kelurahan Prajurit kulon yang mendapatkan edukasi terkait "Gempur Rokok Ilegal" dari Kantor Bea dan Cukai Sidoarjo. 

 

Bertempat di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat, acara yang digelar oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DinsosP3A) Kota Mojokerto ini dihadiri langsung oleh Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari. Kamis (11/11/2021). 

Dalam arahanya, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini mengajak para tukang becak untuk selalu membeli rokok legal, mengingat kontribusi cukai rokok legal yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. 

"Karena rokok yang resmi ini kan membayar pajak, nah hasil pajaknyanya ini di kota Mojokerto digunakan untuk membayar biaya kesehatan gratis bagi warga kota Mojokerto" ujarnya. 

Lanjutnya, jika banyak masyarakat membeli rokok ilegal maka akan mengurangi pendapat Negara, yang berimbas merugikan masyarakat. 

"Karena pajak rokok ini kan untuk masyarakat, jadi kalau banyak yang membeli rokok ilegal, maka bagaimana pemerintah akan membayar biaya kesehatan gratis bagi masyarakat" pungkasnya. 

Dalam materinya, Tita Lundyana selaku pengawas Kantor Bea dan Cukai Sidoarjo turut meminta bantuan para tukang becak, sebagai mayoritas perokok aktif untuk turut membantu pemerintah dalam mengawasi peredaran rokok ilegal di masyarakat. 

"Jumlah personil Kami juga terbatas, oleh karena nya kami minta bantuan bapak- bapak tukang becak untuk ikut serta mengawasi dan melaporkan jika menemukan adanya rokok ilegal di sekitarnya" ucapnya. 

Sementara itu ditemui usai acara, Bagong, salah satu tukang becak asal Kedung Kwali, Kelurahan Miji, Kecamatan Prajurit Kulon mengaku senang diberikan edukasi terkait cukai rokok ini. Menurutnya, dengan adanya sosialisasi ini menambah pengetahuan para tukang becak dalam membedakan rokok legal dan rokok ilegal yang merugikan masyarakat. 

"Ya tentu ini sangat membantu kami, kami jadi tau, bisa membedakan mana rokok yang legal dan yang ilegal, kalau sudah tau gini kan kalau ditawari rokok yang ilegal ya ditolak, karena merugikan" ujarnya. 

Diketahui, sosialisasi cukai rokok bagi tukang becak ini menyasar 500 tukang becak se kota Mojokerto, yang dibagi dalam enam hari masing- masing kelurahan. dwi

Berita Terbaru

Kakek 81 Tahun di Blitar Ditemukan Tewas Terbakar di Lahan Bambu

Kakek 81 Tahun di Blitar Ditemukan Tewas Terbakar di Lahan Bambu

Jumat, 25 Sep 2026 16:37 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 16:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jumat 25 September 2026 sekitar pukul 10.00, warga desa Tuwuhrejo Kec.Kesamben Kab.Blitarvdi kejutkan temuan Mi 81 seorang Kakek…

Peringati HKGB ke-74, Kapolres Blitar Ikuti Lomba UMKM hingga Gelar Olah Raga

Peringati HKGB ke-74, Kapolres Blitar Ikuti Lomba UMKM hingga Gelar Olah Raga

Jumat, 25 Sep 2026 16:34 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026, Polres Blitar bersama Bhayangkari menggelar…

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…