Seragam Gratis Mulai Dibagikan ke Pelajar MBR

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembagian seragam di SMPN 2 Surabaya, Jalan Kepanjen No 1 Kecamatan Krembangan Kota Surabaya, Kamis (30/12). SP/Alqomar
Pembagian seragam di SMPN 2 Surabaya, Jalan Kepanjen No 1 Kecamatan Krembangan Kota Surabaya, Kamis (30/12). SP/Alqomar

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mendistribusikan seralgam sekolah gratis bagi pelajar jenjang SD - SMP dari keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Pendistribusian ini dilakukan secara bertahap sembari menunggu selesainya proses produksi yang lain dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Surabaya.

Seperti yang berlangsung di SMPN 2 Surabaya, Jalan Kepanjen No 1 Kecamatan Krembangan Kota Surabaya, Kamis (30/12).

Puluhan pelajar di lembaga pendidikan tersebut, terlihat datang ke sekolah secara bergantian untuk menerima langsung seragam gratis yang disalurkan oleh perangkat sekolah.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, dalam proses pembuatan seragam dan perlengkapan sekolah, pihaknya melibatkan ratusan pelaku UMKM Surabaya. Ratusan UMKM ini dilibatkan mulai dari pembuatan seragam sekolah, seragam olahraga, sepatu, topi, badge, tas, kaos kaki, hingga ikat pinggang.

"Alhamdulillah ini yang memproduksi (seragam) adalah UMKM Surabaya," kata Wali Kota Eri di Balai Kota Surabaya, Kamis (30/12).

Dia memastikan, bahwa Pemkot Surabaya berkomitmen memberikan jaminan penyelenggaraan pendidikan gratis bagi warga, khususnya keluarga MBR. Di sisi lain, pihaknya juga terus berupaya untuk meningkatkan perekonomian warga melalui produk UMKM.

"Karena itulah saya membuka lapangan pekerjaan untuk teman-teman dari keluarga MBR. Sehingga punya penghasilan dan bisa lepas dari MBR," ujarnya.

Data Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya mencatat, khusus untuk jenjang SMP, setidaknya ada 16.305 siswa penerima bantuan seragam sekolah gratis dari total 63 lembaga pendidikan negeri. Kemudian, sebanyak 10.565 siswa SMP penerima seragam sekolah gratis dari 224 lembaga pendidikan.

Di tempat terpisah, Kepala SMPN 2 Kota Surabaya, Kasimin mengungkapkan, bahwa di sekolahnya ada sekitar 341 pelajar dari keluarga MBR yang menerima bantuan seragam gratis. Jumlah tersebut, terdiri dari 179 siswa kelas VII dan 162 siswa kelas VIII.

"Alhamdulilah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Eri Cahyadi yang telah memberikan perhatian kepada anak-anak didik kami, khususnya dari keluarga MBR," kata Kasimin ditemui saat pembagian seragam di SMPN 2 Surabaya.

Menurut dia, dengan adanya seragam sekolah gratis, tentunya sangat membantu bagi para orang tua siswa dari keluarga MBR. Apalagi, dengan kondisi sekarang yang masih di tengah pandemi Covid-19. "Insya Allah anak-anak menjadi bangga, karena mereka sudah tidak minder lagi ketika anak-anak yang lain punya seragam, mereka belum memiliki seragam. Apalagi di masa pandemi ini," tutur dia.

Namun demikian, karena masih di masa pandemi, Kasimin pun membagikan seragam kepada para siswa itu secara bertahap. Para pelajar diatur duduk saling berjarak di ruang bangsal tengah SMPN 2 Surabaya. Kemudian, mereka dipanggil satu persatu untuk menerima seragam sembari dilakukan pengecekan dan langsung diperbolehkan pulang.

"Jadi kami atur secara bergelombang dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Sedangkan untuk para orang tua, kami minta tunggu di depan agar tidak terjadi kerumunan. Jadi kami tidak berani mendatangkan orang banyak karena masih pandemi," ungkap dia.

Cecilia Zahra Putri Tania adalah satu di antara pelajar kelas VII SMPN 2 Surabaya penerima seragam gratis. Meski wajah Cecilia menggunakan masker, namun perasaan bahagia tetap saja tak bisa ditutupinya. Bahkan, dia juga terlihat menjajal langsung sepatu yang baru saja diterimanya dari pihak sekolah. "Senang, tadi dapat sepatu, seragam, badge, peralatan-peralatan sekolah. Terima kasih atas bantuannya Pak Wali Kota," kata Cecilia.

Hal senada juga diungkapkan Fahri Yoga Prasetya, siswa kelas VII SMPN 2 Surabaya. Warga Gundih, Kecamatan Bubutan Surabaya inipun mengaku datang ke sekolah untuk menerima seragam gratis dengan diantar orang tuanya. "Tadi sudah dicek, kualitasnya bagus, saya suka. Terima kasih Pak Wali Kota sudah memberikan bantuan ini," kata Fahri Yoga.

Rasa bahagia dan sumringah, rupanya tak hanya diungkapkan oleh para pelajar SMPN 2 Surabaya. Sebab, para orang tua mereka juga mengutarakan hal yang sama. Seperti di antaranya, Yuanita, wali murid SMPN 2 Surabaya yang juga mengaku bersyukur menerima bantuan seragam gratis dari Pemkot Surabaya.

"Alhamdulillah senang sekali terbantu karena lagi corona begini. Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga bermanfaat untuk anak saya ke depannya," kata Yuanita, warga Kemayoran Baru, Krembangan Surabaya.

Tak terkecuali Jamal, ayah dari salah satu pelajar SMPN 2 Surabaya. Warga Teluk Nibung, Kecamatan Pabean Cantikan Surabaya ini mengaku sangat terbantu dengan kondisi pandemi sekarang. Maka dari itu, Jamal menyampaikan terima kasih kepada pemkot karena telah memperhatikan pendidikan anaknya.

"Sebagai rakyat kecil gini, kalau mendapat bantuan tentu manfaatnya besar. Apalagi sekarang keadaan ekonomi seperti ini sangat membantu bagi kami. Terima kasih kepada pemerintah atas perjuangannya untuk rakyat kecil, terutama untuk masalah sekolah," pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…