SURABAYA PAGI, Surabaya- Covid 19 Varian Omicron masih menghantui masyarakat, termasuk warga Surabaya. Menghadapi situasi ini, pemerintah Kota Surabaya, sudah mempersiapkan diri melalui Rumah Sakit-Rumah Sakit yang didukung puskesmas.
Salah satunya puskesmas Banyu Urip. Puskesmas yang dipimpin oleh dr. Era Kartikawati ini, sudah mempersiapkan tenaga-tenaga medisnya untuk menghadapi kondisi yang terburuk, jika terjadi.
Saat ditemui Surabayapagi, Eka berkomentar terkait isu maraknya vaksin ilegal di Surabaya. Untuk puskesmas Banyu Urip sendiri, kata Eka, stok vaksin yang lama sudah hampir habis. Sehingga tak ada celah untuk dijadikan vaksin ilegal.
" Namun tenaga-tenaga medis kami sudah dalam kondisi siap. Sehingga bila sewatu-waktu Vaksin Booster itu datang, Puskesmas Banyu Urip sudah siap menjalankannya,"urai Eka yang dikenal ramah ini.min
Editor :
Redaksi
Berita Terbaru
Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB
Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB
SURABAYAPAGI.COM, SIDOARJO- Laporan Komisi E DPRD Jawa Timur terhadap usulan anggaran BPBD Jawa Timur pada Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD…
Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB
Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Belanja logistik untuk penanganan korban bencana di Jawa Timur mendapat atensi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari…
Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB
Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB
SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…
Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB
Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB
SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…
Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB
Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB
SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…
Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB
Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB
SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…