Selamatkan Lingkungan Hidup, Gerakan Menanam Bambu di Lamongan Dibumikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati saat memulai menanam bambu untuk membumikan tanaman yang terancam punah. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati saat memulai menanam bambu untuk membumikan tanaman yang terancam punah. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Stok bambu di Lamongan dari tahun ke tahun terus menipis. Untuk menjaga bumi dan kepunahan dari  ekosistem, Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaksanakan gerakan penanaman bambu di Lapangan Tembak Joto Sanur Tikung, Kamis (20/1/2022) 

Gerakan ini dilaksanakan dalam rangka merestorasi ekosistem dari ancaman kepunahan. Penanaman bambu ini selain dilaksanakan di Lapangan Tembak Joto Sanur Tikung, juga secara serentak di 4 kecamatan lain di Lamongan. Empat kecamatan tersebut yakni Kecamatan Ngimbang, Babat, Sugio, dan Kembangbahu.

Dipilihnya bambu sebagai jenis tanaman yang direstorasikan untuk ekosistem lingkungan, diungkapkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi karena manfaatnya yang luar biasa. Bambu sebagai salah satu flora identitas budaya masyarakat Indonesia ini diperkirakan mampu dan sangat efektif untuk memecah bencana angin, seperti halnya angin puting beliung yang cukup sering terjadi di Lamongan.

“Kenapa harus bambu? karena memiliki banyak manfaat, mencegah erosi, memperbaiki cadangan air, bahan dasar produk, juga penyerap karbon terbaik, juga dapat mencegah bencana angin. Terutama di kondisi Lamongan yang sering terjadi puting beliung. Menanam bambu ini adalah bentuk ikhtiar yang efektif untuk memecah angin,” terangnya.

Bupati juga menambahkan bahwa bambu juga merupakan penyerap karbondioksida terbaik dibanding jenis pohon lainnya, yakni menyerap karbondioksida dan melepas oksigen 30 persen lebih banyak ke atmosfer.

 

Selain itu, menurutnya gerakan ini tidak hanya dilakukan dalam rangka restorasi ekosistem, namun juga sekaligus untuk menyediakan bahan bagi para pelaku UMKM.

“Bambu ini juga dapat dijadikan sebagai bahan baku produk, dulunya untuk mendapatkan bahan baku bambu kita harus mencari ke kota lain. Menanam bambu ini sekaligus, untuk kelestarian lingkungan hidup juga menyediakan stok bahan baku untuk UMKM, jadi tidak perlu jauh-jauh ke luar kota,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala DLH Anang Taufik melaporkan bahwa bambu yang ditanam di 5 kecamatan hari ini sebanyak kurang lebih 2.000 pohon dan ditambah dengan menanam tanaman produktif sejumlah 5.000 pohon.

“Untuk mencegah angin puting beliung, bencana angin topan salah satunya yakni dengan bambu ini. Hari ini serentak ada dilakukan di Kecamatan Ngimbang pasca adanya banjir bandang, kemudian ada di Kecamatan Babat pasca adanya angin puting beliung, di Kecamatan Sugio, Kembangbahu, dan Tikung ini. Alhamdulillah kami sertai juga tanaman produktif, bambunya sekitar 2 ribuan ditambah dengan tanaman produktif sekitar 5 ribu. Ini terkumpul tanaman 7 ribu lebih,” lapornya.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Lamongan bersama Wakil Bupati Abdul Rouf, Dandim 0812 Letkol Kav Endi Siswanto Yusuf, dan Kapolres Lamongan menyerahkan berbagai penghargaan lingkungan hidup. Penghargaan ini yakni untuk top 5 laporan RKL-RPL (Rencana Kelola Lingkungan-Rencana Pemantauan Lingkungan), sekolah adiwiyata dari tingkat kabupaten hingga nasional, desa/kelurahan berseri, proklim (program kampung iklim), juga menyerahkan bantuan 2 unit gerobak sampah kepada kodim 0812 Lamongan. Selain itu juga menebar 2 ribu benih ikan mujaer.

Dandim 0812, Letkol Kav Endi, pada kesempatan tersebut mengungkapkan kesiapannya untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Lamongan.

“Kami siap mendukung, berkolaborasi, sehingga kedepannya kita bisa mencegah bencana angin, serta masyarakat dapat lebih aman,” ucapnya. jir

Berita Terbaru

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Proyek pemeliharaan jalan lingkungan di Perumahan Pondok Mutiara, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo, memicu sorotan tajam publik. P…

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Puluhan warga Desa Pagerwojo, Buduran antusias mengikuti program pelatihan Wirausaha Baru (WUB) yang digelar Dinas Koperasi dan…

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meraih apresiasi Mandaya Awards 2026, atas kiprahnya dalam…

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Puluhan penyandang distabilitas atau difabel Kota Mojokerto mengikuti pelatihan olahan menu kafe di Gedung PLUT, Kota Mojokerto,…