Wali Kota Ingatkan Usulan Fisik dan Non Fisik Musrenbang Kelurahan Harus Imbang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ning Ita saat menghadiri Musrenbang Kelurahan Meri Kecamatan Kranggan. SP/Dwy AS
Wali Kota Mojokerto, Ning Ita saat menghadiri Musrenbang Kelurahan Meri Kecamatan Kranggan. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari meminta usulan pra musrenbang tingkat kelurahan tak hanya di dominasi bidang fisik infrastruktur saja tapi juga bidang pemberdayaan masyarakat. Pasalnya, sejak pandemi COVID-19, program pemulihan ekonomi menjadi program prioritas dibandingkan pembangunan infrastruktur.

"Saya lihat usulan dari kelurahan lebih banyak bidang fisiknya ketimbang bidang ekonomi. Padahal jika mengacu pada arah kebijakan dan prioritas pembangunan RKPD Kota Mojokerto, pembangunan infrastruktur harus selaras dan seimbang dengan pemulihan dan daya saing ekonomi," ujar Wali Kota Ning Ita saat membuka Musrenbang Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Kamis (27/1/2022) pagi.

Petinggi Pemkot Mojokerto ini menyebut, Ia lebih mengapresiasi jika usulan pembangunan infrastruktur kelurahan memiliki korelasi strategis dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Semisal pembangunan sentra kerajinan atau sentra UMKM.

"Kelurahan Meri ini punya potensi luar biasa di UMKM nya. Sebab disini ada pengrajin batik dan sejumlah kelompok usaha bersama (kube) inkubasi makanan dan minuman," cetusnya.

Hal ini, lanjut Ning Ita, menjadi modal kuat untuk mendirikan sentra kerajinan atau sentra kuliner seperti sentra tas kulit Tanggul Angin serta sentra alas kaki Wedoro yang berada di Kabupaten Sidoarjo.

"Buat saja Kampung Batik atau Kampung Jajanan Kue Kering Meri. Sentra kerajinan kan tidak harus berupa pasar atau mall, rumah pun bisa dijadikan tempat produksi dan tempat jualannya. Kalau satu kampung kompak bikin produksi yang sama, akhirnya bisa terbentuk sentra usaha dan akhirnya menjadi jujugan wisata belanja baru Kota Mojokerto," tukasnya.

Setelah itu terbentuk, ujar Ning Ita, Pemkot Mojokerto bisa mendukung melalui pembangunan infrastruktur jalan atau penerangan jalannya. Sehingga memudahkan akses keluar masuknya pengunjung yang ingin berwisata belanja di sentra tersebut.

"Untuk itu, usulan pemberdayaan masyarakat yang masih kurang bisa ditambahkan hari ini. Agar pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat melalui program inkubasi wirausaha bisa seiring dan seimbang," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Kota Mojokerto, Agung Moeljono mengatakan dana kelurahan Meri tahun 2021 sebesar Rp. 1,1 milyar kemudian terealisasi Rp. 694 juta atau tercapai sebesar 59,8 persen.

"Tahun 2022 ini anggarannya naik menjadi Rp. 1,314 milyar diantaranya untuk pembangunan rehabilitasi drainase, rehab balai RW, pelatihan usaha atau ketrampilan, rehab tempat ibadah dan pembamgunan gapura," jelasnya.

Agung menambahkan usulan pra musrenbang Kelurahan Meri tahun 2023 masih didominasi usulan bidang fisik sebanyak 15 usulan, bidang ekonomi 4 usulan dan bidang sosbud 1 usulan.

"Bidang fisik diantaranya untuk pembangunan jalan dan jembatan, saluran drainase, Ipal Komunal, bantuan rumah swadaya, pemasangan PJU serta pembangunan taman," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Tambah Kawasan Usaha Baru, Labuan Bajo Dongkrak Ekonomi Dengan Serapan Tenaga Kerja Lokal

Tambah Kawasan Usaha Baru, Labuan Bajo Dongkrak Ekonomi Dengan Serapan Tenaga Kerja Lokal

Senin, 19 Okt 2026 12:45 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:45 WIB

SurabayaPagi, Labuan Bajo – Pengembangan kawasan komersial dan pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mulai memasuki tahap o…

Warga Alami Luka Terjerat, Pemkab Ponorogo Tertibkan Kabel Provider dan WiFi Semrawut

Warga Alami Luka Terjerat, Pemkab Ponorogo Tertibkan Kabel Provider dan WiFi Semrawut

Senin, 19 Okt 2026 12:38 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti adanya kasus seorang pengendara sepeda motor mengalami luka di leher akibat terjerat kabel yang menjuntai di…

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Digitalisasi pembayaran parkir bakal diterapkan di seantero wilayah Kabupaten Sidoarjo sebagai wujud pembenahan tata kelola parkir…

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sebanyak 27 mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di Jawa Timur bersaing dalam Campus League Billiard Season 1 Regional Surabaya untuk m…

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti dampak viralnya antrian Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, kembali memberlakukan…

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seorang petani bernama Purwanto (65), warga Dukuh Bajang, Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, meninggal…